Kiyone itu masih hidup,namun tidak ku ketahui entah dimana dia berada..
Tapi aku yakin,dia masih hidup...sangat yakiin..
Sambil memakan teriyaki yg masih hangat yg dibuat oleh ibunya minto,kami makan dengan lahap..
Aku yg selesai pertama mengelap mulutku dan berkata"aku juara satu!!" angkat tanganku ke atas.
Berry langsung melihatku dan pertinya ia berkata kedalam dirinya"aku tidak boleh kalah" lalu ia memakan dengan secepat2nya shabu-shabu itu,lalu dia mengangkat piring ke-atas dan berkata"ke-duaaaaaaaaaa!!"
Miko langsung melempar piring dan tidak mau kalah"aku ke-tigaaaaaaaaaaaaaa!!" lalu piring itu tepat mendarat dimuka karin yg sedang mengunyah,dan karin pun berkata sambil melepaskan piring yg jatuh di atas kepala"mikooo!!!!!!!!!!!!!!" karin pun mengejar2 miko..
Aku pun tertawa sambil berkata"hahahaha,dasar mikooo...ga pernah mau kalah yaaa..." ujarku sambil tertawa.
Miku menjawab dengan sanyum"yaa,betul sam sekali tidak mau mengalah..."
Setelah kejadian itu,waktu tidak terasa sudah berumur 12 tahun aku sekarang...
Aku sekarang sudah menjadi jonin...dan berarti aku hampir mendekati menjadi shinobi yg akan pergi ke soul society..
Hinata,Karin,Minto,Berry juga begitu..
Miko dan Miku sudah pergi 5 tahun yg lalu kembali ke soul society..
Aku pun pada hari ini di panggil bersama hinata,karin,minto,dan berry untuk pergi ke ujian shinigami,di saat itu aku dan teman2 akan berangkat lusa nanti. Setelah kami pulang dari tempat kepala desa,aku berkata kepada hinata dan karin yg serumah denganku "ehh,aku mau pergi ke suatu tempat dulu yaa teman2" ujarku sambil berpamitan kepada merek ber-2.
Mereka lalu menjawba berbarengan"yaa,ino-chan....dadah!" ucap mereka sambil melambaikan tangan.
AKu berlari semakin lama semakin cepat,aku berlari ke arah yg dulu pernah ku tempati yaitu "PEMUKIMAN WARGA KLAN UCIHA"
Saat aku masuk,aku mulai merasakan kenangan yg indah dan menyedihkan di dalam sini..
Aku mulai menyentuh dinding yg penuh gambar saat dulu aku kecil,yg suka menggambar di tembok bersama teman2ku yg sudah tiada,lalu kami di marahin dan kami main kabur2..
hahaha kenangan itu memang sangat lucu,lalu aku menangis di situ aku terharu...
Aku berjalan lagi menuju arah peoohonan sakura yg dulu setiap hari sabtu selalu ada program menanam pohon sakura bersama. AKu masih ingat,aku pun duduk diam di bawah pohon sakura yg aku tanam bersama kakaku. Di tengah kerimbunan hutan bunga sakura yg warga uciha buat sendiri aku mulai mengingat masa2 indah sampai menyedihkan di tempat ini..
Aku berbicara sendiri tanpa ada seorang pun di sini,aku berkata"apakah kalian masih bisa mendengarku...teman?" tanyaku sendiri sambil terharu dan menangis.
Lalu angin pun berhembus,aku berpikir mereka menjawab"ya...kami akan selalu ada untuk mu ino" di saat itu aku ingat kata2 kakaku yg saat melatihku di tempat ini juga tentang keindahan alam. Kaku berkata sambil menyentuh pundakku saat dulu sebelum kejadian ini menimpa keluargaku,dia bilang"ino...kamu harus mengetahui,bunga sakura akan tumbuh tinggi menjulang karena angin,dan cinta dari kira semua" ujar kakaku sambil tersenyum.
Aku pun menjawab dan tertaw kecil"ehh??cinta dari kita??memang tumbuhan juga punya perasaan sayang yah ka?" tanyaku sambil tertawa.
Kakaku menjawab sambil memelukku"mereka memiliki rasa sayang yg lebih,namun tidka melebihi rasa sayang kakak kepadamu ino" ujar kakaku sambil memelukku.
Aku masih duduk memandangi sebuah kolam yg berada di dekat ku,dan berkata"kak,apabila aku diberi kesempatan sekali lagi untuk berbicara dengan kakak...aku juga ingin bilang bahwa aku sangat sayang dengan kakak,lebih dari apapun di dunia ini"
Aku ingin berkata seperti itu,namun masih angin yg berhembus...terpikir lagi olehku "aku ingin dibaw aterbang oleh angin,agar bisa tumbuh mandiri dan penuh rasa cinta dalam kehidupan" ujarku sambil menyentuh batang pohon itu.
Tiba2 aku mendengar suara seseorang yg kukenal berbicara padaku dengan kilat,ia berkata"ino,kaka juga sayang kamu...kamu harus bisa menggapai cita2mu jangan pernah menyerah,terima kasih ino" langsung hilanglah suara kakaku itu.
Aku menangis sambil berkata"terima kasih,kak" ujar ku sambil menghapus air mata.
Aku pun bangkit dari kesedihan ku,aku berjalan lagi ke arah batu tulis bersejarah klan uciha..
Disana tertulis semua kejadian ini,aku lalau mengucap kan doa dan berkata sebelum aku pergi"ayah,ibu,kaka dan semua keluargaku yg ada di alam lain...aku akan menjalani ujian sebagai shinigami,aku sudah berhasil menjadi shinobi terhebat di desa,tolong restui aku,di alam kalian...terima kasih" begitu ucapku,lalu aku pergi meninggalkan tempat itu.
Setelah aku kembali menutup gerbang pemukiman itu,aku berkata"terima kasih,jika bukan karna kalian...impian ku tidak akan sejauh ini" begitu ujarku lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Akhirnya,aku sampai di rumah ku yg baru yg kutempati bersama hinata & karin,yg sudah menungguku di rumah...
mereka bertanya kepadaku"habis dari mana aja ino-chan?" ujar karin kepadaku sambil mengangkat beberapa buku bacaanku.
Lalu aku menjawab"ahh,tidak cuman jalan2 aja refreshing,heheh" jawabku sambil tertaw akecil.
Hinata lalu memandangiku dan berkata"iya...aku tau ino-chan kemana" ujarnya dengan wajah lucu.
Aku menjawab"heheh,ya sudha dhh...apa boleh buat hihihi...."
Tiba2 karin memeberikan ku sesuatu,yaitu sebuah ...
(penasaran???baca terus yaaakk XD)
Irashaimassu!
Free Like's Bird
WELCOME TO MY BLOG!!
doozo yoroshiku :D
doozo yoroshiku :D
Kamis, 23 Desember 2010
Rabu, 22 Desember 2010
Cerbung 12
Aku pun berjalan menghampiri anak itu,sebelum aku menyentuh pundaknya anak itu langsung menengok ke arah ku dan berkata "ada apa kalian ber-4 datang ke sini?" tanya nya dengan suara yg agak rendah.
Kemudian aku menjawab"kami juga ingin berziarah,ke makam warga uciha" ujarku
Lalu gadis itu memeberikan ku sebuah bunga matahari,dan dia berkata"ku harap,kamu akan bertemu lagi denganku di suata saat nanti...kalian tidak perlu lagii berziarah sekarang,sudah aku doakan " dia berlari dan langsung menghilang dari hadapan kami.
Hinata langsung refleks bertanya sambil tercengang melihat kejadian tadi "i-ino-chan.....aku ga salah liat kan?" tanya hinata penuh keraguan.
Aku pun menjawab"engga,aku juga melihatnya"
Kemudian Miko menyambung ke dalam pembicaraan"ehh,anak tadi mengapa memberi mu bunga matahari itu?" tanya miko sambil menyentuh batang bunga matahari itu.
Aku menarik napas sambil mengangkat bunga itu ke dekat pundakku,lalu aku bilang kepada miko,miku,dan hinata"semuanya pasti akan terungkap,kita perlu penyelidikan tapi juga perlu kebebasan...lambang bunga matahari ini berarti suata kecerahan akan datang kembali kepada kita dimasa mendatang dan lambang kipas biru di klan kita itu berarti kebebasan kita sebagai warga uciha untuk bertindak sebaik2nya kita." ujarku sambil tersenyum memandangi langit yg biru dan cerah itu.
Hinata langsung berkata"ino-chan benar....ini bukanlah akhir dari segalanya...kita harus bangkit lagi!" ujar hinata sambil mengangkat tangannya ke atas.
Tidak lama kemudian aku mendengar suara Kiyone. Kiyone adalah teman 1 kelasku yg sebangku denganku di sekolah. Kiyone berteriak dari kejauhan"ino-chaan!1 ngapain di pemakaman ini begitu lam!!! kenapa ga ke padang rumput biasa aja??" katanya sambil melambaikkan tangan dari kejauhan.
Aku pun menjawab dengan ramah dan senyum yg ikhlas"iyaaaaa!!!" ujarku sambil melambaikan tangan dengan arti menyapa kembali lambaian tangannya kiyone.
Hinata,Miko,dan Miku langsung menarik tanganku untuk segera pergi dari tempat ini ke tempat yg lebih indah dan tidak suram. Aku pu menuruti kemauan mereka ber-3.
Di perjalanan menuju padang rumput kiyone berbincang2 dengan aku,sedangkan hinata,miku,dan miko seperti tidak melihat kiyone yg ada disampingku.
Ia memulai perbincangan dengan berkata"ehm,kalian ber-4 ngapaoin disana tadi?" kiyone bertanya pada kami ber-4
Kemudian aku menjawab dengan bijak dan lantang"kami,berziarah kemakam keluarga kami" ujarku dengan semangat.
Lalu kiyone melihat bunga himawari (matahari) yg aku pegang di tangan kiriku,ia bertanya padaku"ehh,ino-chan bunga himawari kamu dapat dimana?"
Aku pun juga melihat bunga himawari itu,dan berkata dengan ramah"ini,bunga yg di berikan oleh gadis seumuran kita...aku tidak tahu namanya siapa namun,ia memberikan bunga ini kepadaku sebagai hadiah" jawabku sambil melihat bunga himawari itu.
Sampailah kami dipadang rumput itu,di sana sudah ada berry,karin dan minto yg sedang menunggu kedatangan kami sambil duduk di bawah pohon bunga sakura yg aku sukai itu.
Berry menyapa ku dari kejauhan dan berkata"ino-chan!! hinata-chaan!!! miko,miku-chan!!! ayo ikut makan di sinii!!!" kata berry sangat bersemangat.
Aku,hinata,miko,miku segera bergegas pergi kesana dan berlari...
Lalu kiyone teringgal di belakang,setelah aku sadar kiyone yg tertinggal itu aku menengok algi ke belakang dan berteriak "kiyone-san!! ayo iku makan!!"
Tiba2 kiyone sudah tidak ada,aku kaget...kemana kiyone?kepergiannya secepat itu?sampai aku tidak sadar...ada apa ini?
AKu pun heran dan bertanya2 tentang kejadian itu,lalu aku berbicara kepada hinata,miko,miku,berry,karin,dan minto"eh,kiyone kemana?" tanyaku penuh rasa ingin tahu.
Berry yg sedang mengunyah makanan langsung bengong medengar perkataanku tadi. Minto pun juga begitu,karin langsung tersendak saat menelan makanan.
Hinata langsung berbicara padaku"ki-kiyone?" tanyanya dengan wajah heran.
AKu menjawab"iya!! kamu liat?"
Minto langsung menjawab"dia juga ikut tewas dalam peristiwa kematian seluruh keluargamu ino-chan" jawab minto sambil melihat mataku.
Aku langsung diam dan benar2 heran...
Aku langsung berkata"lalu,tadi aku berbicara dengan siapa?" tanyaku penuh keheranan.
Karin langsung memegang pundakku dan berkata" ino-chan....kamu adalah org yg paling dekat dengan seluruh sanak saudara dalam keluarga besar uciha...semua anggota keluarga uciha tau kamu karna kamu anak yg ramah dan suka bersosialisasi....jadi kemungkinan besar para arwah sanak saudara kita,yg kenal kamu masih ingin ngobrol denganmu meski mereka telah tiada" kata karin menenangkan diriku.
Lalu aku diam dan tersenyum sambil melihat semua teman2ku yg ada di sana"ya...karin benar...."
Hinata langsung bilang"baiklaaaah!! ayo kita makan!! itadakimasu!!!"
Kami semua kembali lagi bersemangat menikmati santapan yg kelihatannya sangat enak ini.
Tetapi aku masih kepikiran soal tadi,aku masih membayangkan bahwa ...
(penasaran??bacaaaa terus yaaak XD)
Kemudian aku menjawab"kami juga ingin berziarah,ke makam warga uciha" ujarku
Lalu gadis itu memeberikan ku sebuah bunga matahari,dan dia berkata"ku harap,kamu akan bertemu lagi denganku di suata saat nanti...kalian tidak perlu lagii berziarah sekarang,sudah aku doakan " dia berlari dan langsung menghilang dari hadapan kami.
Hinata langsung refleks bertanya sambil tercengang melihat kejadian tadi "i-ino-chan.....aku ga salah liat kan?" tanya hinata penuh keraguan.
Aku pun menjawab"engga,aku juga melihatnya"
Kemudian Miko menyambung ke dalam pembicaraan"ehh,anak tadi mengapa memberi mu bunga matahari itu?" tanya miko sambil menyentuh batang bunga matahari itu.
Aku menarik napas sambil mengangkat bunga itu ke dekat pundakku,lalu aku bilang kepada miko,miku,dan hinata"semuanya pasti akan terungkap,kita perlu penyelidikan tapi juga perlu kebebasan...lambang bunga matahari ini berarti suata kecerahan akan datang kembali kepada kita dimasa mendatang dan lambang kipas biru di klan kita itu berarti kebebasan kita sebagai warga uciha untuk bertindak sebaik2nya kita." ujarku sambil tersenyum memandangi langit yg biru dan cerah itu.
Hinata langsung berkata"ino-chan benar....ini bukanlah akhir dari segalanya...kita harus bangkit lagi!" ujar hinata sambil mengangkat tangannya ke atas.
Tidak lama kemudian aku mendengar suara Kiyone. Kiyone adalah teman 1 kelasku yg sebangku denganku di sekolah. Kiyone berteriak dari kejauhan"ino-chaan!1 ngapain di pemakaman ini begitu lam!!! kenapa ga ke padang rumput biasa aja??" katanya sambil melambaikkan tangan dari kejauhan.
Aku pun menjawab dengan ramah dan senyum yg ikhlas"iyaaaaa!!!" ujarku sambil melambaikan tangan dengan arti menyapa kembali lambaian tangannya kiyone.
Hinata,Miko,dan Miku langsung menarik tanganku untuk segera pergi dari tempat ini ke tempat yg lebih indah dan tidak suram. Aku pu menuruti kemauan mereka ber-3.
Di perjalanan menuju padang rumput kiyone berbincang2 dengan aku,sedangkan hinata,miku,dan miko seperti tidak melihat kiyone yg ada disampingku.
Ia memulai perbincangan dengan berkata"ehm,kalian ber-4 ngapaoin disana tadi?" kiyone bertanya pada kami ber-4
Kemudian aku menjawab dengan bijak dan lantang"kami,berziarah kemakam keluarga kami" ujarku dengan semangat.
Lalu kiyone melihat bunga himawari (matahari) yg aku pegang di tangan kiriku,ia bertanya padaku"ehh,ino-chan bunga himawari kamu dapat dimana?"
Aku pun juga melihat bunga himawari itu,dan berkata dengan ramah"ini,bunga yg di berikan oleh gadis seumuran kita...aku tidak tahu namanya siapa namun,ia memberikan bunga ini kepadaku sebagai hadiah" jawabku sambil melihat bunga himawari itu.
Sampailah kami dipadang rumput itu,di sana sudah ada berry,karin dan minto yg sedang menunggu kedatangan kami sambil duduk di bawah pohon bunga sakura yg aku sukai itu.
Berry menyapa ku dari kejauhan dan berkata"ino-chan!! hinata-chaan!!! miko,miku-chan!!! ayo ikut makan di sinii!!!" kata berry sangat bersemangat.
Aku,hinata,miko,miku segera bergegas pergi kesana dan berlari...
Lalu kiyone teringgal di belakang,setelah aku sadar kiyone yg tertinggal itu aku menengok algi ke belakang dan berteriak "kiyone-san!! ayo iku makan!!"
Tiba2 kiyone sudah tidak ada,aku kaget...kemana kiyone?kepergiannya secepat itu?sampai aku tidak sadar...ada apa ini?
AKu pun heran dan bertanya2 tentang kejadian itu,lalu aku berbicara kepada hinata,miko,miku,berry,karin,dan minto"eh,kiyone kemana?" tanyaku penuh rasa ingin tahu.
Berry yg sedang mengunyah makanan langsung bengong medengar perkataanku tadi. Minto pun juga begitu,karin langsung tersendak saat menelan makanan.
Hinata langsung berbicara padaku"ki-kiyone?" tanyanya dengan wajah heran.
AKu menjawab"iya!! kamu liat?"
Minto langsung menjawab"dia juga ikut tewas dalam peristiwa kematian seluruh keluargamu ino-chan" jawab minto sambil melihat mataku.
Aku langsung diam dan benar2 heran...
Aku langsung berkata"lalu,tadi aku berbicara dengan siapa?" tanyaku penuh keheranan.
Karin langsung memegang pundakku dan berkata" ino-chan....kamu adalah org yg paling dekat dengan seluruh sanak saudara dalam keluarga besar uciha...semua anggota keluarga uciha tau kamu karna kamu anak yg ramah dan suka bersosialisasi....jadi kemungkinan besar para arwah sanak saudara kita,yg kenal kamu masih ingin ngobrol denganmu meski mereka telah tiada" kata karin menenangkan diriku.
Lalu aku diam dan tersenyum sambil melihat semua teman2ku yg ada di sana"ya...karin benar...."
Hinata langsung bilang"baiklaaaah!! ayo kita makan!! itadakimasu!!!"
Kami semua kembali lagi bersemangat menikmati santapan yg kelihatannya sangat enak ini.
Tetapi aku masih kepikiran soal tadi,aku masih membayangkan bahwa ...
(penasaran??bacaaaa terus yaaak XD)
Cerbung 11
Lalu Minto menjawab dengan wajah yg pusing"ehhh,me-mereka...itu kecil bangeeeet!!" ujar minto sambil memegang kepalanya yg pusing.
Aku pu tertawa dan berkata"hahahaha,memang yah...tpi kalian ber-2 ini ko punya pedang sih?" tanyaku kepada miko dan miku
Miko menjawab dengan lantang'kami ini peri para shinigami!!!" jawabnya dengan penuh kebanggan
Aku pun kaget sambil berteriak"APA?!KAMU ITU SHINIGAMI?!' tanyaku dengan keheranan sangat mendalam.
Miku pun menjelaskan"dengarkan aku,aku dan miko adalah shinigami...karena keunikan yg kami milikki kami menjadi shinigami di soul society" ujarnya sambil menenangkan ku.
Minto langsung berbicara dengan nada bingung"e-eh....aku semakin ga ngerti pembicaraan kalian ber-3...aku sebaiknya pergi deh!" dia berlari speerti orang ketakutan.
Aku langsung bilang kepada teman2ku "teman2 aku keluar dlu yaa..." aku keluar dri rumah minto.
Berry langsung berteriak"OIII!!!!! TUNGGU!! KAMU BELUM MAKAN!!! " sambil melempar centongan nasi.
Aku tertawa bersama miko dan miku yg ikut bersamaku"hahaha,dadaaah" ujarku sambil berlari.
Aku,miko,dan miku akhirnya kembali algi ke tempat padang rumput itu. Aku pun bertanya kepada mereka ber-2 tentang berapa dekatnya mereka dengan kakaku. Aku memulai percakapan ini dengan berkata"mm,miko...miku...aku boileh ngobrol sebentar tidak dengan kalian ber-2?"
Lalu mereka ber-2 menjawab dengan serentak" lama juga gpp!!'
Aku pun tersenyum dan berkata"baiklahh.....aku mulai yaa...kamu kenal kakaku seberapa dekat?"
Miko berkata"kami hanya kenal beberapa kehebatan darinya..." ujarnya kepadaku.
AKu berkata" apa saja yg kalian ketahui?"
Miku menjawab"dia,memiliki kekuatan yg sangat hebat...namun..." belum selesai miku berbicara,miko pun memotong pembicaraan"eh,kaka kamu menulis surat ga?"
Aku pun langsung kaget dan berkata sambil mengeluarkan 3 surat yg di tulis kakaku ku itu"ya...ini dia suratnya..." ujarku lemas.
Miko langsung memebaca surat itu,lalu dia berkata"ini persis seperti yg kakamu ceritakan kepada kami saat sedang masa karantina"
Aku tercengang mendengar semua itu,seakan2 semua pohon bunga sakura yg ada di situ membisikan kepadaku bahwa"kakaku melakukan hal yg benar,dan melakukan semua ini demi cita2ku"
Aku diam sejenak dan langsung berkata"jika kakaku sudah menjadi shinobi dan shinigami....berarti..." ujarku berhenti sejenak,lalu miku melanjutkan "kamu sudah tidak boleh lagi menjadi shinobi dan shinigami dalam klan mu...ino-chan..."
Aku diam dan menangis saat mendengar itu semua,ternyata kakaku mengundurkan diri menjadi shinobi dan shinigami demi aku....agar cita2ku tercapai,hanya karna aku?kakaku melakukan ini semua?
Timbul lah dibenakku rasa penyesalan yg amat dalam,di dalam hati aku berkata"ka...aku telah salah paham dengan semua perbuatan kaka,jadi kakaku melakukan pembantaian ini demi agar aku dapat menjadi yg aku inginkan?kaka...kakak terlalu baik padaku,aku tidak tau harus membalas apa budi yg kakak lakukan kepadaku,aku sudah mengerti mengapa kaka melakukan pembantaian itu yaitu AGAR AKU YG MEWAKILKAN KLAN UCIHA UNTUK MENJADI SHINOBI DAN SHINIGAMI" aku menangis di tempat itu,di tempat pohon sakura yg di tempat saat aku bermain dengan kakaku...
Lalu miko memegang pundakku dan berkata"ino-chan....kamu sudah mengerti kan?"
Aku menjawab sambil mengelap air mataku "ya...sangat mengerti,aku sangat menyesal atas semua perkataanku yg sangat menyinggung kakaku...aku menyesal"
Tiba2 hinata yg dari tadi mendengarkan pembicaraanku dengan miko dan miku,menyambung ke dalam pembicaraan...
Hinata berkata"ino-chan....mari kita berziarah ke seluruh makam klan uciha" ujarnya sambil memegang tanganku.
Aku lalu menuruti kata2 hinata,dan beridir dari tempat yg aku duduki tadi..
Miko dan Miku mengikuti aku dan hinata yg ingin berziarah kemakam seluruh sanak saudara ku..
Sesampainya aku,hinata,miko,dan miku..
Aku melihat ada seorang gadis kecil yg juga ikut berziarah,ia sudah sampai lebih dulu dari kami..
Lalu ...
(lanjutannya ke-12 okk ;)
Aku pu tertawa dan berkata"hahahaha,memang yah...tpi kalian ber-2 ini ko punya pedang sih?" tanyaku kepada miko dan miku
Miko menjawab dengan lantang'kami ini peri para shinigami!!!" jawabnya dengan penuh kebanggan
Aku pun kaget sambil berteriak"APA?!KAMU ITU SHINIGAMI?!' tanyaku dengan keheranan sangat mendalam.
Miku pun menjelaskan"dengarkan aku,aku dan miko adalah shinigami...karena keunikan yg kami milikki kami menjadi shinigami di soul society" ujarnya sambil menenangkan ku.
Minto langsung berbicara dengan nada bingung"e-eh....aku semakin ga ngerti pembicaraan kalian ber-3...aku sebaiknya pergi deh!" dia berlari speerti orang ketakutan.
Aku langsung bilang kepada teman2ku "teman2 aku keluar dlu yaa..." aku keluar dri rumah minto.
Berry langsung berteriak"OIII!!!!! TUNGGU!! KAMU BELUM MAKAN!!! " sambil melempar centongan nasi.
Aku tertawa bersama miko dan miku yg ikut bersamaku"hahaha,dadaaah" ujarku sambil berlari.
Aku,miko,dan miku akhirnya kembali algi ke tempat padang rumput itu. Aku pun bertanya kepada mereka ber-2 tentang berapa dekatnya mereka dengan kakaku. Aku memulai percakapan ini dengan berkata"mm,miko...miku...aku boileh ngobrol sebentar tidak dengan kalian ber-2?"
Lalu mereka ber-2 menjawab dengan serentak" lama juga gpp!!'
Aku pun tersenyum dan berkata"baiklahh.....aku mulai yaa...kamu kenal kakaku seberapa dekat?"
Miko berkata"kami hanya kenal beberapa kehebatan darinya..." ujarnya kepadaku.
AKu berkata" apa saja yg kalian ketahui?"
Miku menjawab"dia,memiliki kekuatan yg sangat hebat...namun..." belum selesai miku berbicara,miko pun memotong pembicaraan"eh,kaka kamu menulis surat ga?"
Aku pun langsung kaget dan berkata sambil mengeluarkan 3 surat yg di tulis kakaku ku itu"ya...ini dia suratnya..." ujarku lemas.
Miko langsung memebaca surat itu,lalu dia berkata"ini persis seperti yg kakamu ceritakan kepada kami saat sedang masa karantina"
Aku tercengang mendengar semua itu,seakan2 semua pohon bunga sakura yg ada di situ membisikan kepadaku bahwa"kakaku melakukan hal yg benar,dan melakukan semua ini demi cita2ku"
Aku diam sejenak dan langsung berkata"jika kakaku sudah menjadi shinobi dan shinigami....berarti..." ujarku berhenti sejenak,lalu miku melanjutkan "kamu sudah tidak boleh lagi menjadi shinobi dan shinigami dalam klan mu...ino-chan..."
Aku diam dan menangis saat mendengar itu semua,ternyata kakaku mengundurkan diri menjadi shinobi dan shinigami demi aku....agar cita2ku tercapai,hanya karna aku?kakaku melakukan ini semua?
Timbul lah dibenakku rasa penyesalan yg amat dalam,di dalam hati aku berkata"ka...aku telah salah paham dengan semua perbuatan kaka,jadi kakaku melakukan pembantaian ini demi agar aku dapat menjadi yg aku inginkan?kaka...kakak terlalu baik padaku,aku tidak tau harus membalas apa budi yg kakak lakukan kepadaku,aku sudah mengerti mengapa kaka melakukan pembantaian itu yaitu AGAR AKU YG MEWAKILKAN KLAN UCIHA UNTUK MENJADI SHINOBI DAN SHINIGAMI" aku menangis di tempat itu,di tempat pohon sakura yg di tempat saat aku bermain dengan kakaku...
Lalu miko memegang pundakku dan berkata"ino-chan....kamu sudah mengerti kan?"
Aku menjawab sambil mengelap air mataku "ya...sangat mengerti,aku sangat menyesal atas semua perkataanku yg sangat menyinggung kakaku...aku menyesal"
Tiba2 hinata yg dari tadi mendengarkan pembicaraanku dengan miko dan miku,menyambung ke dalam pembicaraan...
Hinata berkata"ino-chan....mari kita berziarah ke seluruh makam klan uciha" ujarnya sambil memegang tanganku.
Aku lalu menuruti kata2 hinata,dan beridir dari tempat yg aku duduki tadi..
Miko dan Miku mengikuti aku dan hinata yg ingin berziarah kemakam seluruh sanak saudara ku..
Sesampainya aku,hinata,miko,dan miku..
Aku melihat ada seorang gadis kecil yg juga ikut berziarah,ia sudah sampai lebih dulu dari kami..
Lalu ...
(lanjutannya ke-12 okk ;)
Selasa, 21 Desember 2010
Cerbung 10
Aku membuka perlahan2 pintu gerbang kuil nakano,dengan detak jantung yg benar2 kencang aku sangat deg2 an...
Akhirnya terbukalah pintu itu,aku melirik ke kana dan kiri sebelum masuk,lalu aku mengmbil langkah pertama masuk...saat aku melangkah masuk aku melihat ada 1 lilin yg menyala,dan menyimbolkan ada yg sudah duluan datang ke sini dan saat aku mengambil lilin itu aku melihat sebuah kertas di dekat lilin itu. Lalu aku dengan ras apenasaran mengambil kertas dan mengambil posisi duduk di dekat lilin,pelan2 aku mulai melihat isi kertas itu yg berisi tentang kekecewaan seseorang,kemudian aku mengeluarkan kertas yg di tulis oleh kakaku selama beebrapa jam aku membanding tulisan itu dengan mata puririn yg sudah kumiliki ini.
Ternyata,ke-2 kertas yg ku temukan itu benar2 tulisan kakaku...
Jadi,memang benar bahwa kakaku benar2 kecewa dengan klanku,memang jika kita memiliki cita2 namun tidak disetujui akan terasa sangat menyakitkan. Aku mulai mengerti sedikit demi sedikit tulisan yg kakaku tulis,lalu aku ingat kembali bahwa tujuanku datang ke sini untuk melihat tulisan yg dimaksud kakakku yg berada dalam sudut bawah tanah kuil nakano.
Aku dengan cepat bangun dari dudukku sambil membawa lilin yg aku temukan tadi,dalam hati aku berkata"aku berharap,jawaban yg jelas akan segera aku temukan.." begitu kataku dalam hati.
Setelah aku sampai ruang bawah tanah,aku melihat ada sebuah tulisan yg diberi penerangan lampu bersinar terang berwarna putih itu,lalu aku mendekati tulisan itu perlahan2 dan sebelum aku membacanya aku menemukan sebuah kertas lagi..
Dan itu juga tulisan kakaku,kak yuki...
Aku membaca surat yg ia tulis yg menyuruhku untuk membaca bait ke-9..
Saat aku membaca bait tersebut,yg isinya seperti ini:
Akhirnya terbukalah pintu itu,aku melirik ke kana dan kiri sebelum masuk,lalu aku mengmbil langkah pertama masuk...saat aku melangkah masuk aku melihat ada 1 lilin yg menyala,dan menyimbolkan ada yg sudah duluan datang ke sini dan saat aku mengambil lilin itu aku melihat sebuah kertas di dekat lilin itu. Lalu aku dengan ras apenasaran mengambil kertas dan mengambil posisi duduk di dekat lilin,pelan2 aku mulai melihat isi kertas itu yg berisi tentang kekecewaan seseorang,kemudian aku mengeluarkan kertas yg di tulis oleh kakaku selama beebrapa jam aku membanding tulisan itu dengan mata puririn yg sudah kumiliki ini.
Ternyata,ke-2 kertas yg ku temukan itu benar2 tulisan kakaku...
Jadi,memang benar bahwa kakaku benar2 kecewa dengan klanku,memang jika kita memiliki cita2 namun tidak disetujui akan terasa sangat menyakitkan. Aku mulai mengerti sedikit demi sedikit tulisan yg kakaku tulis,lalu aku ingat kembali bahwa tujuanku datang ke sini untuk melihat tulisan yg dimaksud kakakku yg berada dalam sudut bawah tanah kuil nakano.
Aku dengan cepat bangun dari dudukku sambil membawa lilin yg aku temukan tadi,dalam hati aku berkata"aku berharap,jawaban yg jelas akan segera aku temukan.." begitu kataku dalam hati.
Setelah aku sampai ruang bawah tanah,aku melihat ada sebuah tulisan yg diberi penerangan lampu bersinar terang berwarna putih itu,lalu aku mendekati tulisan itu perlahan2 dan sebelum aku membacanya aku menemukan sebuah kertas lagi..
Dan itu juga tulisan kakaku,kak yuki...
Aku membaca surat yg ia tulis yg menyuruhku untuk membaca bait ke-9..
Saat aku membaca bait tersebut,yg isinya seperti ini:
Langit itu biru,klan uciha klan yg meemrlukkan kebebasan dalam menentukkan langkahnya sendiri2...
warga klan uciha,seharusnya menghormati seluruh warga klan yg memiliki keinginan yg berbeda2,apabila melanggar hak ini maka diperbolehkan kepada salah satu warga uciha yg terlibat untuk membalas kejahatan yg sesuai dengan perasaan mu...
warga klan uciha,seharusnya menghormati seluruh warga klan yg memiliki keinginan yg berbeda2,apabila melanggar hak ini maka diperbolehkan kepada salah satu warga uciha yg terlibat untuk membalas kejahatan yg sesuai dengan perasaan mu...
Usai aku membaca itu,aku pun sudah mengerti mengapa kakaku melakukan hal itu...
Aku mengerti,sangat mengerti...namun kepergian keluarga ku tetap tak bisa kurelakan begitu saja. Aku terlalu sayang pad akeluargaku,lalu aku pun mulai melangkah kembali lagi ke atas aku menaruh kembali lilin itu ketempat tadi,sebelum aku menutup pintu kuil nakano aku sempat menulis di kertas yg kakaku tulis dengan isi: kak,aku sudah memaafkan kaka...kaka arwahnya silakan tenang dialam sana...aku akan selalu merindukkan kaka"
Aku mengerti,sangat mengerti...namun kepergian keluarga ku tetap tak bisa kurelakan begitu saja. Aku terlalu sayang pad akeluargaku,lalu aku pun mulai melangkah kembali lagi ke atas aku menaruh kembali lilin itu ketempat tadi,sebelum aku menutup pintu kuil nakano aku sempat menulis di kertas yg kakaku tulis dengan isi: kak,aku sudah memaafkan kaka...kaka arwahnya silakan tenang dialam sana...aku akan selalu merindukkan kaka"
Begitu jawabanku dan ku paku tulisan itu di salah satu sudut kuil nakano.
Lalu aku berlari keluar ruangan,sambil tersenyum dan menatap langit biru..
Kemudian aku berkata"kebebasaan ya?" ujarku sambil memperhatikkan burung yg terbang dengan bebas di angkasa.
"Memang kebebasaan itu adalah simbol uciha" ujarku berbicara sendiri sambil berjalan keluar darihalaman kuil. Saat aku sudah keluar dari kuil hinata menyapaku di depan sana,dia berkata"Ino-chaaan~ kamu kemana ajaa???di cariin tau sama yg lain!!" kata hinata sambil melambaikan tangan kepadaku.
Lalu aku tersenyum sambil membalas sapaannya"iyaaa! aku segera menyusul!" kataku sambil berlari ke arah hinata.
Di perjalanan menuju rumah minto,aku berbicara dengan hinata...
Aku mengawali percakapan dengan kalimat yg langsung membuat hinata memeperhatikkan..
Aku berkata"Hin,aku sudah tau...mengapa kakaku melakukan ini semua" ujarku sambil berjalan.
Hinata langsung agak kaget dan berkata"Ino-chan! sudah kuduga!! pasti ino-chan berhasil mengetahuinya!!" kata hinata sambil tertawa bahagia.
Aku pun bertanya"mengapa kamu begitu percaya padaku hinata?padahal masih banyak saudara yg dekat denganmu..." tanyaku sambil berwajah heran.
Hinata menjawabnya dengan ramah"karna....hanya ino-chan yg benar2 mengekui keberadaanku dibandingkan keluarga intiku sendiri" kata hinata sambil tersenyum bahagia melihat wajahku yg sudah tak kusut lagi.
Aku dengan wajah tersneyum menjawab"terima kasih...hinata"
Akhirnya aku sampai di rumah minto,aku disambut disana dengan meriah..
Ketika aku bersama hinata baru mengucapkan "aku pulang!" semua teman2 ku langsung memelukku sambil berkata "selamat datang ino-chan!" ujar mereka kepadaku.
Aku pun di suruh duduk,dan aku menurutinya lalu berry langsung ke inti pembicaraan"ino-chan! bagaimana?" tanya berry dengan penuh semangat.
aku menjawab"hahha,yaah...aku sudah mengetahui kenapa kakaku melakukan itu semua..." ujarku dengan wajah senyum.
Lalu aku mendengar lagi suara peri2 kecil itu yg tadi kutemui di padang rumput.
"ihhh,miku!!!!" ujarnya Miko
Lalu aku bilang ke teman2ku "eh,teman2 aku mau keluar sebentar yah!" aku berlari kedepan rumah minto.
Minto pun heran dan berkata"laaah...lagi diambilin juga nasinyaa!! aduuh gimana seeeh!!" ujar minto yg agak tertawa kecil.
Setelah aku sampai dan bertemu dengan 2 peri kecil itu aku berkata"ehh,miko miku!"
lalu miko menjawab dan bersemangat"oiI!!!! dari tadi kami nyariin kamu ino!" ujranya dengan semangat.
Miku pun berkata"ehh,bolehkah kami masuk?" tanya miku kepadaku.
Kemudian aku menjawab"ooh,tentu saja!! masuk!!"
lalu mereka ber-2 masuk kedalam rumah minto.
Minto pun menemuiku dan langsung kaget sambil berkata" eh?!APA INI?!" tanyanya histeris.
aku tertawa "hahahaha,perkenalkan ini miko dan miku!"
lalu miko dan miku memperkenalkan diri kepad aminto.
Tiba2 minto membisikkan ketelingaku "eh,ino-chan...aku ga salah liatkan?"
Aku menjawab sambil menunjukkan keheranan"ada apa memang yg salah dengan mereka?" tanyaku penuh keheranan.
(penasaran lanjutannya???baca terus yaaaaah!!)
Lalu aku berlari keluar ruangan,sambil tersenyum dan menatap langit biru..
Kemudian aku berkata"kebebasaan ya?" ujarku sambil memperhatikkan burung yg terbang dengan bebas di angkasa.
"Memang kebebasaan itu adalah simbol uciha" ujarku berbicara sendiri sambil berjalan keluar darihalaman kuil. Saat aku sudah keluar dari kuil hinata menyapaku di depan sana,dia berkata"Ino-chaaan~ kamu kemana ajaa???di cariin tau sama yg lain!!" kata hinata sambil melambaikan tangan kepadaku.
Lalu aku tersenyum sambil membalas sapaannya"iyaaa! aku segera menyusul!" kataku sambil berlari ke arah hinata.
Di perjalanan menuju rumah minto,aku berbicara dengan hinata...
Aku mengawali percakapan dengan kalimat yg langsung membuat hinata memeperhatikkan..
Aku berkata"Hin,aku sudah tau...mengapa kakaku melakukan ini semua" ujarku sambil berjalan.
Hinata langsung agak kaget dan berkata"Ino-chan! sudah kuduga!! pasti ino-chan berhasil mengetahuinya!!" kata hinata sambil tertawa bahagia.
Aku pun bertanya"mengapa kamu begitu percaya padaku hinata?padahal masih banyak saudara yg dekat denganmu..." tanyaku sambil berwajah heran.
Hinata menjawabnya dengan ramah"karna....hanya ino-chan yg benar2 mengekui keberadaanku dibandingkan keluarga intiku sendiri" kata hinata sambil tersenyum bahagia melihat wajahku yg sudah tak kusut lagi.
Aku dengan wajah tersneyum menjawab"terima kasih...hinata"
Akhirnya aku sampai di rumah minto,aku disambut disana dengan meriah..
Ketika aku bersama hinata baru mengucapkan "aku pulang!" semua teman2 ku langsung memelukku sambil berkata "selamat datang ino-chan!" ujar mereka kepadaku.
Aku pun di suruh duduk,dan aku menurutinya lalu berry langsung ke inti pembicaraan"ino-chan! bagaimana?" tanya berry dengan penuh semangat.
aku menjawab"hahha,yaah...aku sudah mengetahui kenapa kakaku melakukan itu semua..." ujarku dengan wajah senyum.
Lalu aku mendengar lagi suara peri2 kecil itu yg tadi kutemui di padang rumput.
"ihhh,miku!!!!" ujarnya Miko
Lalu aku bilang ke teman2ku "eh,teman2 aku mau keluar sebentar yah!" aku berlari kedepan rumah minto.
Minto pun heran dan berkata"laaah...lagi diambilin juga nasinyaa!! aduuh gimana seeeh!!" ujar minto yg agak tertawa kecil.
Setelah aku sampai dan bertemu dengan 2 peri kecil itu aku berkata"ehh,miko miku!"
lalu miko menjawab dan bersemangat"oiI!!!! dari tadi kami nyariin kamu ino!" ujranya dengan semangat.
Miku pun berkata"ehh,bolehkah kami masuk?" tanya miku kepadaku.
Kemudian aku menjawab"ooh,tentu saja!! masuk!!"
lalu mereka ber-2 masuk kedalam rumah minto.
Minto pun menemuiku dan langsung kaget sambil berkata" eh?!APA INI?!" tanyanya histeris.
aku tertawa "hahahaha,perkenalkan ini miko dan miku!"
lalu miko dan miku memperkenalkan diri kepad aminto.
Tiba2 minto membisikkan ketelingaku "eh,ino-chan...aku ga salah liatkan?"
Aku menjawab sambil menunjukkan keheranan"ada apa memang yg salah dengan mereka?" tanyaku penuh keheranan.
(penasaran lanjutannya???baca terus yaaaaah!!)
Cerbung 9
Akhirnya aku mencoba melepaskan kesedihanku dengan bermain dengan teman2 ku yg ikut bersimpati,dengan yg apa yg terjadi dengan aku,karin,dan hinata..
Berry dan Minto mencoba membantu rasa kehilangan kami dengan mengajak kami melakukan hal yg positif
Pada saat itu aku masih memegang sepucuk surat yg diberikan kakakku kepadaku,namun belum ku lihat ada isi apa di dalam surat tu..
Mataku tertuju terhadap 1 benda yaitu pohon bunga sakura yg ada ayunananya. Aku sambil memperhatikkan pohon itu,hinata langsung bertanya kepadaku "Ino-chan!! kamu kenapa ngeliatin pohon itu terus??" tanya hinata sambil tersenyum mencoba melepaskan luka dihatinya.
Jawabku dengan ramah "aru?ehh,engga ada apa2 kok hin" jawabku sambil menggelang2kan kepala.
Lalu hinata mengambil sikap "Hm,mustahil ino-chan memeperhatikkan pohon itu begitu serius tanpa sebab! pasti ada sesuatu!! hayo ikut aku!" hinata menarik tanganku untuk pergi ke arah pohon yg kuperhatikkan tersebut.
Aku menjawab dengan tertawa kecil"haha,iya deh daripada kamu ga percaya" aku mengikuti kemauan hinata.
Saat kami ber-2 sudah sampai di pohon itu ,aku menyentuh batang nya yg begitu mulus seperti pernah kurasakan saat sedang bermain dengan kakaku...
Lalu muncullah bayangan di benakku,pada saat itu kakaku memeberitahuku tentang pohon bunga sakura ini...sangat istimewa begitu ucap kakaku. Namun,aku mencoba lagi mengingat lebih dalam apakah benar perasaanku pohon ini yg dimaksudkan kakaku?
Tiba2 karin mengahampiri aku dan hinata,dan berkata" doorr! hayooo!1 ngapain ber-2 ngeliatin pohon ini??" tanya karin yg sepertinya sudah tidka begitu tertekan lagi.
Aku pun menjawab dengan senyum"ahhh,engga kok...mungkin hanya perasaanku saja aku pernah datang ke sini"
Hinata mengambil sikap,lalu berbicara"emmm,ino-chan...sepertinya ino-chan sedang memikirkan sesuatu tentang pohon ini yah?" tanya hinata sambil menyentuh pundakku.
Lalu minto menyambung ke pembicaraan kami"ehh,teman2 ibuku menawarkan kalian untuk makan di rumahku...mau ga?"
Hinata,Karin,dan Berry menjawab dengan semangat"MAU!!" mereka ber-3 menunjuk tangan layaknya org yg sangat bersemangat.
Lalu minto melihat ke arahku dan berkata"ino-chan?"
Aku pun menjawab"ehh,iya???hoho aku juga mau tapi mungkin nyusul aja ya...ada beberapa hal yg harus ku selediki" jawabku ramah
Lalu hinata mengambil sikap"karna aku adik dari ino-chan,aku harus menghormati juga kata2 ino-chan...mungkin ino-chan masih ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang konflik yg terjadi dalam keluargaku" hinata mengambil napas dan berucap lagi"ino-chan! nanti susul kami yak!!" kata hinata dengan semangat.
Aku tersenyum dan berkata"ya,tentu saja! daaah!"
Mereka ber-3 pun menjawab"dah!!"
Mereka ber-3 akhirnya pergi ke tempat minto,di sana tinggal lah aku seorang yg masih memegang sepucuk surat itu dan memandangi pohon sakura yg pernah ku temui..
Aku berkata dengan sendirinya "ini,memang kenyataan...rasanya aku benar2 mengenal pohon ini" ujarku dengan penuh keyakinan.
Lalu tiba2 ada suara seperti anak kecil perempuan yg berbicara"aduuuh!! miku!! yg bener dong kalo kamu mau jadi penyusup!!"
Aku lalu menengok ke arah suara itu berasal ternyata di belakangku ada seorang seperti peri kecil yg memiliki sebuah pedang,lalu aku berkata"eh?kamu siapa?" ujarku penuh dengan keheranan
Lalu peri kecil itu berbicara dengan sewot" aku miko!! dan ini saudara kembar ku miku! kalo kamu siapa?" tanyanya kepadaku dan muncullah saudara yg ia maksud tadi.
Aku pun agak heran,sebelum aku menjawab pertanyaan peri tadi aku mengucek mataku yg kukira ini hanya mimpi dan menjawab dengan penuh keraguan"e-eh?aku?aku Ino Uciha Dorii" ucapku lalu melanjutkan lagi"salm kenal miko,miku"
Lalu Miku menjawab dengan ramah"ya....salam kenal juga" ujarnya sambil tersenyum pada ku.
Lalu Miko berkata"yoii,ehh...kenapa kamu memendangi pohon ini terus?" tanya miko penuh keheranan
Aku pun menjawab dengan lantas"karna aku berpikir aku dengan almarhumah kak yuki pernah ke sini" jawabku sambil memdangi pohon itu.
Lalu Miko berbicara dengan rasa keheranan yg terlihat"ehh??yuki??yukiko uciha dorii?" tanya dengan kaget sekaligus heran
Lalu aku dengan spontan dan kaget menjawab"eh?kamu kenal kakaku?!"
Miku pun menyambung ke pembicaraan"itu teman sekelompok kami,waktu kakaku menjalani ujian sebagai shinigami"
Aku langsung melihat mereka ber-2,dan merasakan bahwa mereka ber-2 termasuk juga teman kakaku..
Lalu aku berkata"haa??apa kamu bilang?" tanyaku penuh keheranan.
Miko lalu mendekatiku sambil menjitak kepalaku"eh! kamu!! ga ngerti apa? dari tadi di ceritain panjang lebar!"
Aku menjawab dengan senyum dan taw akecil"hehe maaf..."
Kemudian aku langsung berpamitan dengan mereka"ehh,aku pergi dulu ya"
Lalu mereka ber-2 juga menjawab salamku "yaaa,dadaaah"
Di perjalanan aku mulai memeberanikan diri untuk membuka surat itu,lalu aku pun membaca nya..dan isinya seperti ini:
Berry dan Minto mencoba membantu rasa kehilangan kami dengan mengajak kami melakukan hal yg positif
Pada saat itu aku masih memegang sepucuk surat yg diberikan kakakku kepadaku,namun belum ku lihat ada isi apa di dalam surat tu..
Mataku tertuju terhadap 1 benda yaitu pohon bunga sakura yg ada ayunananya. Aku sambil memperhatikkan pohon itu,hinata langsung bertanya kepadaku "Ino-chan!! kamu kenapa ngeliatin pohon itu terus??" tanya hinata sambil tersenyum mencoba melepaskan luka dihatinya.
Jawabku dengan ramah "aru?ehh,engga ada apa2 kok hin" jawabku sambil menggelang2kan kepala.
Lalu hinata mengambil sikap "Hm,mustahil ino-chan memeperhatikkan pohon itu begitu serius tanpa sebab! pasti ada sesuatu!! hayo ikut aku!" hinata menarik tanganku untuk pergi ke arah pohon yg kuperhatikkan tersebut.
Aku menjawab dengan tertawa kecil"haha,iya deh daripada kamu ga percaya" aku mengikuti kemauan hinata.
Saat kami ber-2 sudah sampai di pohon itu ,aku menyentuh batang nya yg begitu mulus seperti pernah kurasakan saat sedang bermain dengan kakaku...
Lalu muncullah bayangan di benakku,pada saat itu kakaku memeberitahuku tentang pohon bunga sakura ini...sangat istimewa begitu ucap kakaku. Namun,aku mencoba lagi mengingat lebih dalam apakah benar perasaanku pohon ini yg dimaksudkan kakaku?
Tiba2 karin mengahampiri aku dan hinata,dan berkata" doorr! hayooo!1 ngapain ber-2 ngeliatin pohon ini??" tanya karin yg sepertinya sudah tidka begitu tertekan lagi.
Aku pun menjawab dengan senyum"ahhh,engga kok...mungkin hanya perasaanku saja aku pernah datang ke sini"
Hinata mengambil sikap,lalu berbicara"emmm,ino-chan...sepertinya ino-chan sedang memikirkan sesuatu tentang pohon ini yah?" tanya hinata sambil menyentuh pundakku.
Lalu minto menyambung ke pembicaraan kami"ehh,teman2 ibuku menawarkan kalian untuk makan di rumahku...mau ga?"
Hinata,Karin,dan Berry menjawab dengan semangat"MAU!!" mereka ber-3 menunjuk tangan layaknya org yg sangat bersemangat.
Lalu minto melihat ke arahku dan berkata"ino-chan?"
Aku pun menjawab"ehh,iya???hoho aku juga mau tapi mungkin nyusul aja ya...ada beberapa hal yg harus ku selediki" jawabku ramah
Lalu hinata mengambil sikap"karna aku adik dari ino-chan,aku harus menghormati juga kata2 ino-chan...mungkin ino-chan masih ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang konflik yg terjadi dalam keluargaku" hinata mengambil napas dan berucap lagi"ino-chan! nanti susul kami yak!!" kata hinata dengan semangat.
Aku tersenyum dan berkata"ya,tentu saja! daaah!"
Mereka ber-3 pun menjawab"dah!!"
Mereka ber-3 akhirnya pergi ke tempat minto,di sana tinggal lah aku seorang yg masih memegang sepucuk surat itu dan memandangi pohon sakura yg pernah ku temui..
Aku berkata dengan sendirinya "ini,memang kenyataan...rasanya aku benar2 mengenal pohon ini" ujarku dengan penuh keyakinan.
Lalu tiba2 ada suara seperti anak kecil perempuan yg berbicara"aduuuh!! miku!! yg bener dong kalo kamu mau jadi penyusup!!"
Aku lalu menengok ke arah suara itu berasal ternyata di belakangku ada seorang seperti peri kecil yg memiliki sebuah pedang,lalu aku berkata"eh?kamu siapa?" ujarku penuh dengan keheranan
Lalu peri kecil itu berbicara dengan sewot" aku miko!! dan ini saudara kembar ku miku! kalo kamu siapa?" tanyanya kepadaku dan muncullah saudara yg ia maksud tadi.
Aku pun agak heran,sebelum aku menjawab pertanyaan peri tadi aku mengucek mataku yg kukira ini hanya mimpi dan menjawab dengan penuh keraguan"e-eh?aku?aku Ino Uciha Dorii" ucapku lalu melanjutkan lagi"salm kenal miko,miku"
Lalu Miku menjawab dengan ramah"ya....salam kenal juga" ujarnya sambil tersenyum pada ku.
Lalu Miko berkata"yoii,ehh...kenapa kamu memendangi pohon ini terus?" tanya miko penuh keheranan
Aku pun menjawab dengan lantas"karna aku berpikir aku dengan almarhumah kak yuki pernah ke sini" jawabku sambil memdangi pohon itu.
Lalu Miko berbicara dengan rasa keheranan yg terlihat"ehh??yuki??yukiko uciha dorii?" tanya dengan kaget sekaligus heran
Lalu aku dengan spontan dan kaget menjawab"eh?kamu kenal kakaku?!"
Miku pun menyambung ke pembicaraan"itu teman sekelompok kami,waktu kakaku menjalani ujian sebagai shinigami"
Aku langsung melihat mereka ber-2,dan merasakan bahwa mereka ber-2 termasuk juga teman kakaku..
Lalu aku berkata"haa??apa kamu bilang?" tanyaku penuh keheranan.
Miko lalu mendekatiku sambil menjitak kepalaku"eh! kamu!! ga ngerti apa? dari tadi di ceritain panjang lebar!"
Aku menjawab dengan senyum dan taw akecil"hehe maaf..."
Kemudian aku langsung berpamitan dengan mereka"ehh,aku pergi dulu ya"
Lalu mereka ber-2 juga menjawab salamku "yaaa,dadaaah"
Di perjalanan aku mulai memeberanikan diri untuk membuka surat itu,lalu aku pun membaca nya..dan isinya seperti ini:
Untuk adik tersayangku..
ino,maafkan aku...kaka telah banyak berbohong kepada kamu..
kaka memang benar2 bersalah telah membohongimu,kaka menyesal..
kaka melakukan ini semua karna dendam kaka terhadap klan kita sendiri,maafkan kaka yah ino..
kamu bisa mengerti semua ini dengan kamu pergi ke kuil nakano yg pernah kamu kunjungi bersama hinata,ku harap kamu mau memaafkanku....
kaka melalkukan ini semua,agar cita2 mu tercapai untuk menjadi shinobi dan shinigami yg disegani oleh seluruh orang...
namun,berbeda dengan cita2 kaka ...kaka sangat ingin menjadi kepala desa,tetapi ayah dan ibu berserta seluruh warga klan uciha tidak menyetujui keinginan kaka itu...
kaka mohon,kamu pergi ke kuil nakano agar kamu dapat mengerti lebih dalam lagi tujuan kaka melakukan ini...
Untuk mu,ino uciha dorii: dari kakamu:
(penasaran yaahh???ikuti cerita nya terus yaakk XD)
ino,maafkan aku...kaka telah banyak berbohong kepada kamu..
kaka memang benar2 bersalah telah membohongimu,kaka menyesal..
kaka melakukan ini semua karna dendam kaka terhadap klan kita sendiri,maafkan kaka yah ino..
kamu bisa mengerti semua ini dengan kamu pergi ke kuil nakano yg pernah kamu kunjungi bersama hinata,ku harap kamu mau memaafkanku....
kaka melalkukan ini semua,agar cita2 mu tercapai untuk menjadi shinobi dan shinigami yg disegani oleh seluruh orang...
namun,berbeda dengan cita2 kaka ...kaka sangat ingin menjadi kepala desa,tetapi ayah dan ibu berserta seluruh warga klan uciha tidak menyetujui keinginan kaka itu...
kaka mohon,kamu pergi ke kuil nakano agar kamu dapat mengerti lebih dalam lagi tujuan kaka melakukan ini...
Untuk mu,ino uciha dorii: dari kakamu:
Lalu,aku pun pergi ke tempat yg dimaksudkan dalan surat itu..
Dalam perjalan aku melihat simbol2 aneh pada patung kuil yg berjejer sebelum masuk kuil.
Disitu aku mulai berpikir,apa jangan2 semua ini perbuatan kakaku?
Yang merusak simbol2 suci kuil nakano?tapi mengapa?
Ini semua benar2 ada hubungannya dengan surat,begitu pikirku dalam hati...
Namun,sebelum aku memasuki gerbang pintu kuil nakano aku sempat berpikir seperti ini"JIKA INI JEBAKAN KEMATIANKU,MAKA AKU AKAN MENERIMANYA DENGAN LAPAN DADA"
begitu pikirku,yg mulai berfirasat tidak enak..
Dan akhirnya aku mencoba memeberanikkan diri,aku membuka pintu gerbang kuil nakano perlahan2..
Dalam perjalan aku melihat simbol2 aneh pada patung kuil yg berjejer sebelum masuk kuil.
Disitu aku mulai berpikir,apa jangan2 semua ini perbuatan kakaku?
Yang merusak simbol2 suci kuil nakano?tapi mengapa?
Ini semua benar2 ada hubungannya dengan surat,begitu pikirku dalam hati...
Namun,sebelum aku memasuki gerbang pintu kuil nakano aku sempat berpikir seperti ini"JIKA INI JEBAKAN KEMATIANKU,MAKA AKU AKAN MENERIMANYA DENGAN LAPAN DADA"
begitu pikirku,yg mulai berfirasat tidak enak..
Dan akhirnya aku mencoba memeberanikkan diri,aku membuka pintu gerbang kuil nakano perlahan2..
(penasaran yaahh???ikuti cerita nya terus yaakk XD)
Cerbung 8
"di...ma..na?aku?" tanyaku begitu sadar dari pingsan
tiba2 seorang suster mengampiriku dan berkata"kamu sudah bangun yah?ino-chan?" tanya suster itu ramah,lalu ia berkata lagi"kamu masih ingat kejadian semalam?"
aku pun,langsung tersadar sambil beridir dari tempat itdur yg kutiduri tadi,lalu aku berkata pada suster itu"aku izin keluar dulu,permisi" lalu aku melewati suster yg sedang berdiri dekat dengan ku.
Aku berjalan keluar dari rumah sakit,lalu aku berlari2 dengan cepat ingin mengetahui bahwa kejadian kemarin itu hanya mimpi. Setelah aku sampai pada tempat itu aku melihat sebuah gerbang yg terdapat tulisan dilarang masuk,aku di situ diam dan memegang tulisan itu,lalu aku berkata"apakah itu semua kenyataan?" jawabku penuh rasa bersalah.
Lalu aku berlari ke dalam dan melihat keadaan sekitar,napasku masih belum bisa di atur.Dan aku benar2 baru sadar bahwa kejadian semalam itu kenyataan,bukanlah rekayasa semata,lalu aku pergi ke rumahku yg sudah tak ada lagi suara...begitu suram,tidak ada sama sekali tanda2 kehjangatan keluarga yg setiap hari ku rasakan...
Aku pun membuka pintu dan segera mengatakkan "aku pulang,bu" kataku sambil mengeluarkan air mata.
"gumprang" begitu suara yg kudengar dari salah satu ruangan di rumahku,segera bergegas aku menghampiri suara itu ...namun ketika aku sampai di sana,hanya seekor kucing mungil yg sedang meminum air bekas ocha,aku pun menangis melihat itu semua...
aku benar2 menyadari bahwa sekarang seluruh anggota keluargaku sudah tidak ada,aku pun tidak bisa mengendalikkan tangisan ku itu...sungguh hatiku sangat larut melihat kejadian ini,lalu aku teringat ocha itu adalah ocha yg dibuatkan ibuku kemarin sebelum aku pulang. Aku sangat merasakan kehilangan mendalam...
Aku pun terjatuh diruang tamuku yg suram itu,aku tertidur sambil menangis...aku pun tiba2 teringat bahwa kemarin sebelum kakaku menusuk dirinya ia menulis sebuah surat,yg ingin ia berikan kepadaku...
Lalu dengan otomatis aku mencoba untuk bangkit dari tangisan itu,aku pergi ke arah ruangan bekas kamar kakaku yg terdapat bekas simbol pedang yg di letakkan kakakku saat membunuh orangtuaku...tangisan ku tak kunjung usai mengingat semua kejadian itu,lalu dengan mencari2 ke setiap sudut dalam ruangan itu aku akhirnya menemukan kertas yg ditulis kakaku itu...aku pun menghapus air mataku dengan tanganku.
Tiba2 aku mendengar suara seorang anak perempuan yg datang ke arahku sambil membawa segelas ocha,ternyata itu adalah berry lalu ia berkata"ino-chan,aku membuatkan ocha hanya untukmu...mungkin ini dapat agak menghilangkan rasa sedih mu itu" jawabku sambil nangis terharu melihat hal yg berry lakukan"b-berry...kamu...memang benar2 sahabatku!" kataku sambil memeluk nya..
Lalu berry mengajakku untukpergi dari tempat itu,aku pun menuruti nasihat berry...
aku pun duduk di padang rumput yg indah untuk di pandang itu sambil meemgang kertas yg kutemukan itu,lalu tiba2 hinata datang sambil berkata"ino-chan...."kata hinata sambil mengeluarkan air mata.
aku pun menjawab"hinata?kamu baik2 aja kan?" tanyaku dengan cemas
hinata pun menjawab"ya...aku baik2 aja" hinata berhenti berbicara sebentar lalu melanjutkan lagi"ino-chan,kamu memegang apa?"
aku pun menjawab"ini adalah surat yg di tulis kakakku,sebelum ia membunuh dirinya sendiri" kataku sambil memperhatikkan kertas yg belum ku baca itu.
Lalu berry berkata"bukan detik ini,saat yg tepat untuk ino-chan langsung membaca isinya...karna" berry belum selesai bicara lalu ada suara yg berasal dari kejauhan yg berteriak "TANABATA" begitu teriak berulang2 yg kami dengar.
Belum sempat aku berkata2 lalu hinata melihatnya ternyata itu adalah karin yg sedang depresi berat akibat kejadian tadi malam,dengan baik2 aku berbicara dengan hinata"hin,hanya kamu org yg dapat menenangkan karin...jadi tolong ya..."
hinata pun menjawab"ya! tentu saja!" hinata berlari ke arah karin yg sedang depresi itu..
Lalu berry berkata"ino-chan...mungkin nanti setelah kamu dapat agak menghilangkan sedikit rasa sedih mu itu,kamu baru membaca isi surat nya....sebab baru tadi malam,kamu benar2 tertekan dan melihat langsung kematian org2 tersayang di depan matamu....aku juga dapat membayangkan bagaimana perasaanmu saat ini" jawab berry sambil memegang pundakku.
lalu aku menjawab "ya,mungkin memang benar...setelah perasaanku sudah agak enak baru aku membacanya" kataku sambil menutup kembali surat yg akan dibaca.
(penasaran yaa??tunggu cerbung 9 nya yooo hahaha)
tiba2 seorang suster mengampiriku dan berkata"kamu sudah bangun yah?ino-chan?" tanya suster itu ramah,lalu ia berkata lagi"kamu masih ingat kejadian semalam?"
aku pun,langsung tersadar sambil beridir dari tempat itdur yg kutiduri tadi,lalu aku berkata pada suster itu"aku izin keluar dulu,permisi" lalu aku melewati suster yg sedang berdiri dekat dengan ku.
Aku berjalan keluar dari rumah sakit,lalu aku berlari2 dengan cepat ingin mengetahui bahwa kejadian kemarin itu hanya mimpi. Setelah aku sampai pada tempat itu aku melihat sebuah gerbang yg terdapat tulisan dilarang masuk,aku di situ diam dan memegang tulisan itu,lalu aku berkata"apakah itu semua kenyataan?" jawabku penuh rasa bersalah.
Lalu aku berlari ke dalam dan melihat keadaan sekitar,napasku masih belum bisa di atur.Dan aku benar2 baru sadar bahwa kejadian semalam itu kenyataan,bukanlah rekayasa semata,lalu aku pergi ke rumahku yg sudah tak ada lagi suara...begitu suram,tidak ada sama sekali tanda2 kehjangatan keluarga yg setiap hari ku rasakan...
Aku pun membuka pintu dan segera mengatakkan "aku pulang,bu" kataku sambil mengeluarkan air mata.
"gumprang" begitu suara yg kudengar dari salah satu ruangan di rumahku,segera bergegas aku menghampiri suara itu ...namun ketika aku sampai di sana,hanya seekor kucing mungil yg sedang meminum air bekas ocha,aku pun menangis melihat itu semua...
aku benar2 menyadari bahwa sekarang seluruh anggota keluargaku sudah tidak ada,aku pun tidak bisa mengendalikkan tangisan ku itu...sungguh hatiku sangat larut melihat kejadian ini,lalu aku teringat ocha itu adalah ocha yg dibuatkan ibuku kemarin sebelum aku pulang. Aku sangat merasakan kehilangan mendalam...
Aku pun terjatuh diruang tamuku yg suram itu,aku tertidur sambil menangis...aku pun tiba2 teringat bahwa kemarin sebelum kakaku menusuk dirinya ia menulis sebuah surat,yg ingin ia berikan kepadaku...
Lalu dengan otomatis aku mencoba untuk bangkit dari tangisan itu,aku pergi ke arah ruangan bekas kamar kakaku yg terdapat bekas simbol pedang yg di letakkan kakakku saat membunuh orangtuaku...tangisan ku tak kunjung usai mengingat semua kejadian itu,lalu dengan mencari2 ke setiap sudut dalam ruangan itu aku akhirnya menemukan kertas yg ditulis kakaku itu...aku pun menghapus air mataku dengan tanganku.
Tiba2 aku mendengar suara seorang anak perempuan yg datang ke arahku sambil membawa segelas ocha,ternyata itu adalah berry lalu ia berkata"ino-chan,aku membuatkan ocha hanya untukmu...mungkin ini dapat agak menghilangkan rasa sedih mu itu" jawabku sambil nangis terharu melihat hal yg berry lakukan"b-berry...kamu...memang benar2 sahabatku!" kataku sambil memeluk nya..
Lalu berry mengajakku untukpergi dari tempat itu,aku pun menuruti nasihat berry...
aku pun duduk di padang rumput yg indah untuk di pandang itu sambil meemgang kertas yg kutemukan itu,lalu tiba2 hinata datang sambil berkata"ino-chan...."kata hinata sambil mengeluarkan air mata.
aku pun menjawab"hinata?kamu baik2 aja kan?" tanyaku dengan cemas
hinata pun menjawab"ya...aku baik2 aja" hinata berhenti berbicara sebentar lalu melanjutkan lagi"ino-chan,kamu memegang apa?"
aku pun menjawab"ini adalah surat yg di tulis kakakku,sebelum ia membunuh dirinya sendiri" kataku sambil memperhatikkan kertas yg belum ku baca itu.
Lalu berry berkata"bukan detik ini,saat yg tepat untuk ino-chan langsung membaca isinya...karna" berry belum selesai bicara lalu ada suara yg berasal dari kejauhan yg berteriak "TANABATA" begitu teriak berulang2 yg kami dengar.
Belum sempat aku berkata2 lalu hinata melihatnya ternyata itu adalah karin yg sedang depresi berat akibat kejadian tadi malam,dengan baik2 aku berbicara dengan hinata"hin,hanya kamu org yg dapat menenangkan karin...jadi tolong ya..."
hinata pun menjawab"ya! tentu saja!" hinata berlari ke arah karin yg sedang depresi itu..
Lalu berry berkata"ino-chan...mungkin nanti setelah kamu dapat agak menghilangkan sedikit rasa sedih mu itu,kamu baru membaca isi surat nya....sebab baru tadi malam,kamu benar2 tertekan dan melihat langsung kematian org2 tersayang di depan matamu....aku juga dapat membayangkan bagaimana perasaanmu saat ini" jawab berry sambil memegang pundakku.
lalu aku menjawab "ya,mungkin memang benar...setelah perasaanku sudah agak enak baru aku membacanya" kataku sambil menutup kembali surat yg akan dibaca.
(penasaran yaa??tunggu cerbung 9 nya yooo hahaha)
Senin, 20 Desember 2010
Cerbung 7
Benar2 kami ber-3 heran akan kesunyian itu..
kami ber-3 terdiam dan benar2 memperhatikkan adanya tanda2 kehidupan di dalam sana..
aku pun sudah mulai gelisah dengan kesunyian ini,lalu aku berkata dengan terbata2 "a-a-da...ap-a ini?" tanyaku penuh ketakutan
lalu karin yg sudah hampir menangis berkata"kenapa sangat sepi?ada apa?"
hinata yg sudah kaku tak bisa berkata2 hanya bisa diam dan memegang erat tanganku dan karin.
mereka ber-2 sangat ketakutan,sama sepertiku. Aku benar2 sangat memeperhatikkan apakah masih ada orang di dalam sana?
lalu aku mendengar suara burung gagak dalam kesunyian itu,dengan otomatis aku mencari asal suara itu dengan kaku,tetapi tak tahu dari mana suara itu berasal.
langkah demi langkah kecil aku mulai maju berjalan menuju gerbang masuk itu,namun tetap tak terdengar suara sdikit pun dari dalam sana...
Aku pun menelan ludah dan mulai mengucurlah keringat dinginku..
yang bersimbol bahwa aku sudah mulai takut dengan kesunyian ini...
Aku,karin,dan hinatabelum berani memasuki gerbang yg menyimbolkan itu tempat warga klan uciha bermukim...
tiba2 aku mendengar suatu tangisan,dengan seluruh keberanian ku dan aku berpikir dalam sedetik bahawa"AKU ADALAH WARGA UCIHA YG BERANI DAN BUKAN PENAKUT,AKU HARUS BERANI MENGAMBIL TINDAKAN UNTUK MENGETAHUI APA YG TERJADI SEBENARNYA! AKU HARUS MASUK! MASUK!"
aku pun berlari secepat2nya menyusul asal suara itu berasal hinata dan karin pun ikut berlari ke arah rumah mereka masing2...
aku pun berlari ke arah rumahku,aku langsung membuka pintu dan berteriak "ayah! ibu kaka!! dimana kalian!" dengan napas yg tergesa2 dan tak bisa di atur aku berlari ke semua ruangan yg ada di rumahku..
saat di ruang kamar kakakku aku mendengar suara teriakan seorang perempuan "INO!!! JANGAN MASUK!!"
jleb,pada detik itu detak jantungku benar2 berdetak kencang...aku benar2 tegang apa yg sedang terjadi di dalam sana?aku merasa kenal dengan suara itu..
aku dengan sikap berani berkata "a...ak...u..... ha..r..us....mem...buka pintu...ini!!" semangat ku kembali lagi.
lalu aku membuka pintu itu dan di depan mataku sudah berdarah2 ruangan itu...dan ku lihat dengan ke-2 mataku,bahwa orangtuaku telah tiada...
saat aku mulai menangis dan terjatuh di dekat mayat ayah dan ibuku aku mulai memeberanikan diri melirik ke tempat yg ada sebuah pedang itu,sambari berkata"s...si..apa...kau.....?" tanyaku sambil menangis.
dan tiba2 aku mendengar tangisan 2 gadis perempuan yg menjerit "TIDAAAAAAAAAAAAAAK AYAH IBUUUUUUUUUUUUU!!! JANGAN TINGGALKAN AKUUUUUUU!!!!!!!!!!" aku pun tercengang lalu berbicara dengan keras "SIAPA KAU?!YG BERANI MEMBUAT ORANGTUA KU MATI SEPERTI INI?!TUNJUKKAN WAJAHMU!!" lalu org itu keluar dari kegelapan sambil meemgang sebuah pedang shinigami dan ternyata itu adalah kakaku...
aku pun tercengang....aku bilang dengan sangat sedih "ka...ka?" lalu kakaku melempari sebuah surat yg sepertinya baru ia tulis,dengan seketika ia mengangkat pedangnya...
aku sudah berpikir bahwa aku akan meninggalkan dunia ini,namun aku salah ternyata dia bilang seperti ini"ino...kamu sudah menemukan surat yg aku tulis yah di dekat kuil nakano?dan aku ingin jujur,sebenarnya aku benar2 dendam terhadap klan kita ini...maaf kan aku....kakaku mu ini,kaka akan tetap menyayangi mu i...no...ku sayang" kata perempuan itu yg benar2 mirip dengan kakaku....lalu ia menusuk dirinya sendiri dengan pedang yg ia pegang..lalu di depan mataku baru saja aku melihat KEMATIAN ORANG YG PALING KU SAYANG DI BUMI INI..
aku langsung menangis menjerit2...sambil berkata dengan memegang tangan kakaku"kak...aku sangat sayang kaka,tetapi kaka kenapa membuat ku begini?" tanyaku sambil menangis...
jawab kakaku sambil tersenyum sebelum kepergiannya "aku tidak bisa membunuhmu,karna kamu org yg paling ku cintai di bumi dan akhirat...maaf kan kakamu ini....ino ku sayang,ku mohon....smoga kamu..da..pa...t...me..nger..tii" kata kakaku yg sedang tersenyum namun sudah tak bernyawa.
aku pun menangis menjerit...
lalu aku langsung marah besar ....aku mengamuk...
aku benar2 tidak bisa mengendalikkan emosiku,lalu aku merasakan ada yg datang dan ternyata itu hinata dan karin yg sedang tidka henti2nya menangis..
aku pun juga begitu..
lalu hinata dengan terbata2 berkata" ino-chaaan selluruh keluargaku...hilang....aaaaaaaaaaaaaaa" tangis histeris hinata yg langsung jatuh duduk di depanku
lalu karin yg benar2 sangat depresi berkata"aku...." lalu dengan sekejap ia pingsan.
aku...hanya aku yg tetap berdiri tegap,tanpa ku sadari..
malam itu,aku berhasil membangkitkan jurus klan ku yaitu semua mata para shinobi dunia..
aku pu jatuh pingsan...
(lanjutannya di cerbung 8,hahaha baca teruss yaaak!!)
kami ber-3 terdiam dan benar2 memperhatikkan adanya tanda2 kehidupan di dalam sana..
aku pun sudah mulai gelisah dengan kesunyian ini,lalu aku berkata dengan terbata2 "a-a-da...ap-a ini?" tanyaku penuh ketakutan
lalu karin yg sudah hampir menangis berkata"kenapa sangat sepi?ada apa?"
hinata yg sudah kaku tak bisa berkata2 hanya bisa diam dan memegang erat tanganku dan karin.
mereka ber-2 sangat ketakutan,sama sepertiku. Aku benar2 sangat memeperhatikkan apakah masih ada orang di dalam sana?
lalu aku mendengar suara burung gagak dalam kesunyian itu,dengan otomatis aku mencari asal suara itu dengan kaku,tetapi tak tahu dari mana suara itu berasal.
langkah demi langkah kecil aku mulai maju berjalan menuju gerbang masuk itu,namun tetap tak terdengar suara sdikit pun dari dalam sana...
Aku pun menelan ludah dan mulai mengucurlah keringat dinginku..
yang bersimbol bahwa aku sudah mulai takut dengan kesunyian ini...
Aku,karin,dan hinatabelum berani memasuki gerbang yg menyimbolkan itu tempat warga klan uciha bermukim...
tiba2 aku mendengar suatu tangisan,dengan seluruh keberanian ku dan aku berpikir dalam sedetik bahawa"AKU ADALAH WARGA UCIHA YG BERANI DAN BUKAN PENAKUT,AKU HARUS BERANI MENGAMBIL TINDAKAN UNTUK MENGETAHUI APA YG TERJADI SEBENARNYA! AKU HARUS MASUK! MASUK!"
aku pun berlari secepat2nya menyusul asal suara itu berasal hinata dan karin pun ikut berlari ke arah rumah mereka masing2...
aku pun berlari ke arah rumahku,aku langsung membuka pintu dan berteriak "ayah! ibu kaka!! dimana kalian!" dengan napas yg tergesa2 dan tak bisa di atur aku berlari ke semua ruangan yg ada di rumahku..
saat di ruang kamar kakakku aku mendengar suara teriakan seorang perempuan "INO!!! JANGAN MASUK!!"
jleb,pada detik itu detak jantungku benar2 berdetak kencang...aku benar2 tegang apa yg sedang terjadi di dalam sana?aku merasa kenal dengan suara itu..
aku dengan sikap berani berkata "a...ak...u..... ha..r..us....mem...buka pintu...ini!!" semangat ku kembali lagi.
lalu aku membuka pintu itu dan di depan mataku sudah berdarah2 ruangan itu...dan ku lihat dengan ke-2 mataku,bahwa orangtuaku telah tiada...
saat aku mulai menangis dan terjatuh di dekat mayat ayah dan ibuku aku mulai memeberanikan diri melirik ke tempat yg ada sebuah pedang itu,sambari berkata"s...si..apa...kau.....?" tanyaku sambil menangis.
dan tiba2 aku mendengar tangisan 2 gadis perempuan yg menjerit "TIDAAAAAAAAAAAAAAK AYAH IBUUUUUUUUUUUUU!!! JANGAN TINGGALKAN AKUUUUUUU!!!!!!!!!!" aku pun tercengang lalu berbicara dengan keras "SIAPA KAU?!YG BERANI MEMBUAT ORANGTUA KU MATI SEPERTI INI?!TUNJUKKAN WAJAHMU!!" lalu org itu keluar dari kegelapan sambil meemgang sebuah pedang shinigami dan ternyata itu adalah kakaku...
aku pun tercengang....aku bilang dengan sangat sedih "ka...ka?" lalu kakaku melempari sebuah surat yg sepertinya baru ia tulis,dengan seketika ia mengangkat pedangnya...
aku sudah berpikir bahwa aku akan meninggalkan dunia ini,namun aku salah ternyata dia bilang seperti ini"ino...kamu sudah menemukan surat yg aku tulis yah di dekat kuil nakano?dan aku ingin jujur,sebenarnya aku benar2 dendam terhadap klan kita ini...maaf kan aku....kakaku mu ini,kaka akan tetap menyayangi mu i...no...ku sayang" kata perempuan itu yg benar2 mirip dengan kakaku....lalu ia menusuk dirinya sendiri dengan pedang yg ia pegang..lalu di depan mataku baru saja aku melihat KEMATIAN ORANG YG PALING KU SAYANG DI BUMI INI..
aku langsung menangis menjerit2...sambil berkata dengan memegang tangan kakaku"kak...aku sangat sayang kaka,tetapi kaka kenapa membuat ku begini?" tanyaku sambil menangis...
jawab kakaku sambil tersenyum sebelum kepergiannya "aku tidak bisa membunuhmu,karna kamu org yg paling ku cintai di bumi dan akhirat...maaf kan kakamu ini....ino ku sayang,ku mohon....smoga kamu..da..pa...t...me..nger..tii" kata kakaku yg sedang tersenyum namun sudah tak bernyawa.
aku pun menangis menjerit...
lalu aku langsung marah besar ....aku mengamuk...
aku benar2 tidak bisa mengendalikkan emosiku,lalu aku merasakan ada yg datang dan ternyata itu hinata dan karin yg sedang tidka henti2nya menangis..
aku pun juga begitu..
lalu hinata dengan terbata2 berkata" ino-chaaan selluruh keluargaku...hilang....aaaaaaaaaaaaaaa" tangis histeris hinata yg langsung jatuh duduk di depanku
lalu karin yg benar2 sangat depresi berkata"aku...." lalu dengan sekejap ia pingsan.
aku...hanya aku yg tetap berdiri tegap,tanpa ku sadari..
malam itu,aku berhasil membangkitkan jurus klan ku yaitu semua mata para shinobi dunia..
aku pu jatuh pingsan...
(lanjutannya di cerbung 8,hahaha baca teruss yaaak!!)
Cerbung 6
Tak terasa sudah hampir malam,aku ,karin,hinata,minto,berry masih bermain di hutan itu ..
begitu sejuk,sehingga tak ingin kami pulang..
akan tetapi entah kenapa perasaanku tidak enak sore yg menjelang malam itu,bener2 sungguh aneh.Aku pun sempat terdiam sambari memandangi awan yg sudah mulai kehilangan matahari itu.
Tiba2 karin menyapaku"ino-chaaan~"
aku pun dengan spontan menjawab"oh iyaa??ada apa rin?"
karin pun menjawab"ehhm,ga biasa ino-chan diam saja seperti batu,kamu biasanya paling ceria tau!' jawab karin sambil menggerakkan tangannya ke atas.
aku pun tersenyum dan menjawab"entah kenapa perasaanku cukup aneh hari ini...mungkin akan terjadi sesuatu"
hinata yg ternyata mendenger percakapan dengan karin tiba2 menyambung ke pembicaraan"ehh???apa yg akan terjadi??memang ino-chan bisa tau kejadian yg akan datang???" kata hinata yg agak tertawa kecil.
aku pun menjawab"aru?ehh enggaa,bukan gitu maksud ku!! maksudku perasaanku ga enak!" kataku sambil tertawa kecil.
berry pun berteriak dari jauh"ehh!! teman2!! liat aku deh!!" sambil melambaikkan tangannya
aku,hinata,karin,dan minto melihat ke arah berry dan kami menyadari bahwa berry sedang duduk di sebuah batang pohon yg terdapat juga tempat tidur gantung.
kata ku"wahh!! keren banget bungannya!!" kataku kagum
minto pun menjawab"iya!! kamu yg buat ber?"
berry menjawab"ga mungkin aku yg buat!! buat kue aja belum bisa! apa lagi ini!!" jawab berry tertawa terbahak2.
kami semua pun tertawa..
tak disadari matahari sudah terbenam,kami pun saling berpamitan.
di tengah perjalanan tinggal tersisa aku,hinata,dan karin.Tiba2 guru di sekolah akademik ku memanggil kami ber-3 yg sedang berjalan.
Sapa guruku dari kejauhan"ino,karin,hinata!! tolong ke sini sebenetar!"
aku,hinata,dan karin otomatis menjawab"baik bu!" sambari kami menuju ke arah guru kami.
saat kami hampir sampai karin tiba2 batuk dan jatuh pingsan begitu saj,tak tahu karena apa...lalu otomatis guruku yaitu hanamika-sensei membawa karin dan mengajak kami ke ruang perpustakaan kirin.Aku heran dan kaget ada apa ini?tidak biasanya guruku menyruh kami untuk pergi ke sini.
timbullah pertanyaan itu dari lubuk hatiku.
hinata berkata"ino-chan,karin-chan kenapa?lalu kenapa hana-sensei memanggil kita ke sini?"tanya hinata pada ku
aku pun menjawab"ehh??jangan tanya akuu dong!!! aku kan ga tau,hin" jawabku sewot
hinata berkata"hehe,maaf abis kan biasanya ino-chan tau segala hal!" jawab hinata sambil tertawa kecil
aku pun menjawab"pengetahuanku pasti ada batasnyaaa"
lalu hana-sensei menghampiri aku dan hinata,lalu ia berkata"nah,anak2 ibu boleh minta tolong kalian untuk menilai tugas2 ulangan tes potensi akademik murid baru?" tanya guruku pada ku dan hinata
aku pun menjawab dengan semangat"e-eh,tentu saja bu!"
hinata pun ikut menjawab"ya!"
akhirnya aku dan hinata membantu guruku menilai tes potensi siswa baru,sambil menunggu kesadaran karin yg tak kunjung sadar.
aku pun sudah selesai,berikutnya hinata juga.
lalu aku melihat karin yg sudah sadar dan menghampiri kami be-2,sambil berkata"teman2 maaf, tadi badanku tiba2 ga enak"
kata ku"ya,gpp kok..."
kata hinata"rin-chan,sudah mau pulang kan?"
guruku lalu berbicara kepada kami ber-3 "anak2 terima kasih yah,kalian bisa pulang sekarang"
lalu aku,hinata menjawab"ya bu! terima kasih kembali!" jawab kami berbarengan.
lalu aku melihat jam,ternyata sudah menunjukkan pukul 20.00,dan itu berarti sudah malam untuk kami
lalu kami bergegas pulang,kami berlari2 engos2 an..
sesaat sebelum kami sampai di depan pintu gerbang klan ku,aku melihat ada suatu keanehan yaitu kenapa sudah segelap ini?padahalkan baru jam 20.00...
lalu hinata dan karin bertanya padaku 'ino-chan ada apa ini??"tanya mereka sambil memegang erat tanganku ...
(penasaran yah lanjutannya??baca terus blog ku yaa :D di cerbung 7)
begitu sejuk,sehingga tak ingin kami pulang..
akan tetapi entah kenapa perasaanku tidak enak sore yg menjelang malam itu,bener2 sungguh aneh.Aku pun sempat terdiam sambari memandangi awan yg sudah mulai kehilangan matahari itu.
Tiba2 karin menyapaku"ino-chaaan~"
aku pun dengan spontan menjawab"oh iyaa??ada apa rin?"
karin pun menjawab"ehhm,ga biasa ino-chan diam saja seperti batu,kamu biasanya paling ceria tau!' jawab karin sambil menggerakkan tangannya ke atas.
aku pun tersenyum dan menjawab"entah kenapa perasaanku cukup aneh hari ini...mungkin akan terjadi sesuatu"
hinata yg ternyata mendenger percakapan dengan karin tiba2 menyambung ke pembicaraan"ehh???apa yg akan terjadi??memang ino-chan bisa tau kejadian yg akan datang???" kata hinata yg agak tertawa kecil.
aku pun menjawab"aru?ehh enggaa,bukan gitu maksud ku!! maksudku perasaanku ga enak!" kataku sambil tertawa kecil.
berry pun berteriak dari jauh"ehh!! teman2!! liat aku deh!!" sambil melambaikkan tangannya
aku,hinata,karin,dan minto melihat ke arah berry dan kami menyadari bahwa berry sedang duduk di sebuah batang pohon yg terdapat juga tempat tidur gantung.
kata ku"wahh!! keren banget bungannya!!" kataku kagum
minto pun menjawab"iya!! kamu yg buat ber?"
berry menjawab"ga mungkin aku yg buat!! buat kue aja belum bisa! apa lagi ini!!" jawab berry tertawa terbahak2.
kami semua pun tertawa..
tak disadari matahari sudah terbenam,kami pun saling berpamitan.
di tengah perjalanan tinggal tersisa aku,hinata,dan karin.Tiba2 guru di sekolah akademik ku memanggil kami ber-3 yg sedang berjalan.
Sapa guruku dari kejauhan"ino,karin,hinata!! tolong ke sini sebenetar!"
aku,hinata,dan karin otomatis menjawab"baik bu!" sambari kami menuju ke arah guru kami.
saat kami hampir sampai karin tiba2 batuk dan jatuh pingsan begitu saj,tak tahu karena apa...lalu otomatis guruku yaitu hanamika-sensei membawa karin dan mengajak kami ke ruang perpustakaan kirin.Aku heran dan kaget ada apa ini?tidak biasanya guruku menyruh kami untuk pergi ke sini.
timbullah pertanyaan itu dari lubuk hatiku.
hinata berkata"ino-chan,karin-chan kenapa?lalu kenapa hana-sensei memanggil kita ke sini?"tanya hinata pada ku
aku pun menjawab"ehh??jangan tanya akuu dong!!! aku kan ga tau,hin" jawabku sewot
hinata berkata"hehe,maaf abis kan biasanya ino-chan tau segala hal!" jawab hinata sambil tertawa kecil
aku pun menjawab"pengetahuanku pasti ada batasnyaaa"
lalu hana-sensei menghampiri aku dan hinata,lalu ia berkata"nah,anak2 ibu boleh minta tolong kalian untuk menilai tugas2 ulangan tes potensi akademik murid baru?" tanya guruku pada ku dan hinata
aku pun menjawab dengan semangat"e-eh,tentu saja bu!"
hinata pun ikut menjawab"ya!"
akhirnya aku dan hinata membantu guruku menilai tes potensi siswa baru,sambil menunggu kesadaran karin yg tak kunjung sadar.
aku pun sudah selesai,berikutnya hinata juga.
lalu aku melihat karin yg sudah sadar dan menghampiri kami be-2,sambil berkata"teman2 maaf, tadi badanku tiba2 ga enak"
kata ku"ya,gpp kok..."
kata hinata"rin-chan,sudah mau pulang kan?"
guruku lalu berbicara kepada kami ber-3 "anak2 terima kasih yah,kalian bisa pulang sekarang"
lalu aku,hinata menjawab"ya bu! terima kasih kembali!" jawab kami berbarengan.
lalu aku melihat jam,ternyata sudah menunjukkan pukul 20.00,dan itu berarti sudah malam untuk kami
lalu kami bergegas pulang,kami berlari2 engos2 an..
sesaat sebelum kami sampai di depan pintu gerbang klan ku,aku melihat ada suatu keanehan yaitu kenapa sudah segelap ini?padahalkan baru jam 20.00...
lalu hinata dan karin bertanya padaku 'ino-chan ada apa ini??"tanya mereka sambil memegang erat tanganku ...
(penasaran yah lanjutannya??baca terus blog ku yaa :D di cerbung 7)
Minggu, 19 Desember 2010
Cerbung 5
Setelah pembicaraan itu terjadi,aku pun mulai merasakan sesuatu keanehan pula yang terjadi pada kakaku..
saat aku di perjalanan bersama teman2ku aku melihat kakaku memegang sebuah surat yg sepertinya ia tulis sendiri,aku pun berpamitan dengan teman2ku "teman2 aku duluan ya!"
karin pun menarik tanganku sambil berbilang"ehh?ino-chan mau kemana?"
kata ku dengan lembut sambil menunjuk kakaku"aku ingin bertemu kaakku!" lalu aku bergegas lari.
saat aku sampai beberapa meter sebelum berada tepat disebelah kakakku,kaakku menengok dan berbicara"ada apa ino?tidak biasanya kamu pulang cepat begini.."
aku pun sambil menelan ludah berkata"umm,engga ka...aku cuma pengen nanya" tatap ku malu
lalalu kaka ku maju sedikit demi sedikit ke arahku,sambari memegang pundakku ia berkata"kamu,pernah melihat kematian sesorang yg kamu sayang secara langsung tidak?"
aku sangat kaget mendengar perkataan kakaku yg aneh itu,aku pun menjawab"k-k-ema-ti-an?" tanyaku heran
kakakupun menjawab"ahh,tidak kaka cuma mau nanya aja" sambil melepas pegangan dari pundah ku.
kakaku pun mengajakku pulang"ayo,ino! sampai kapan kamu mau diam disitu terus?"
aku pun menghampiri kaakku yg mengajakku dengan senyum yg ramah itu sambil menjawab"e-ehh baik kak!"
sesampainya aku dirumah,aku masih ingat kejadian yg tadi diceritakan hinata dan perkataan kakaku yg sangat aneh itu...
beebrapa jam aku diam saja dikamar sambil berpikir"apakah kemungkinan besar,semua masalah kuil nakano ini ada orang dalam yg dendam?"
pertanyaan itu timbul seolah2 itu kenyataan yg akan terjadi,beebrapa saat setelah aku berpikir tentang itu minto memanggilku"ino-chan!! main yuk!!" sapanya dengan ramah
aku pun menengok ke bawah dari atas jendela kamarku"ok!! tunggu yah!!' aku bergegas turun ke bawah.
saat aku melihat diruang tamu seperti terjadi permusuhan antara orangtuaku dan kakakku.
aku sempat diam dan memeperhatikkan gerak gerik ayahku maupun ibuku dan kakakku
sebelum aku berpamitan ibu bertanya padaku"ehh,ino mau main yah??"
kataku dengan tegas'tentu bu!! boleh kan??"
kata kakaku"malah kamu seharusnya main dri tadi"
aku pun mengelah ke arah kakaku"ehh??memang kenapa?
ayahku tiba2 ada tepat berdiri di sampingku"sudah sana,cepet pergi main"
aku pun berkata sambil heran"ehh??mm,baiklah!! dadah!!"
aku berlari dari rumah dengan minto dan teman2
tak di sangka aku main sampai ke hutan takoya,itu adalah hutan yg paling subur dan makmur.Aku bermain sambil memetik berbagai jenis bunga yg lebat dan tumbuh disana,tak kusangka aku berjalan ke arah sungai yg bening dan indah dan tepat di titik tengah sungai itu terdapat tempat seperti suatu tempat tidur gantung yg dibuat dari bunga2 itu.Aku pun sangat kagum melihat hal itu,tiba2 berry dri belakang mengagetkan ku"dorr!! ehh,kamu ngeliatin apa ino-chan?" tanya berry kepadaku
aku pun menjawab"ahh,tidak! coba deh kamu perhatikkan rangkaian bunga yg membentuk tempat tidur gantung itu!" sambil ku menunjuk tempoat itu
lalu tiba2 hinata menyambar dan berkata"itu namnya utakata hanabi" katanya lalu melanjutkan"disana tempat seorang putri bunga yg melarikan diri lalu membuat tempat tidur dari bunga2 itu"
kataku sambil kagum"waaaaaah,sugoiii!!!"
kata karin sambil memegang sekuntum bunga tulip"aku sangat ingin bisa berbaring diatas sana!"
aku pun berbilang dengan semangat"aku juga!! tapi bagaimana cara pergi ke tengahnya yah?"
kata minto"kamu harus bisa mempelajari ninjutsu yg tentang beridir diair ataupun berjalan di air"
lalu aku dengan spontan berkata"haaa,tenang aja! bentar lagi kan kita tamat akademik!~ tandanya kita bentar lagi akan belajar jurus itu!!"
kata mereka ber-3 sambil berteriak"tentu saja!!"
(lanjutannya di cerbung 6 yaaaa)
saat aku di perjalanan bersama teman2ku aku melihat kakaku memegang sebuah surat yg sepertinya ia tulis sendiri,aku pun berpamitan dengan teman2ku "teman2 aku duluan ya!"
karin pun menarik tanganku sambil berbilang"ehh?ino-chan mau kemana?"
kata ku dengan lembut sambil menunjuk kakaku"aku ingin bertemu kaakku!" lalu aku bergegas lari.
saat aku sampai beberapa meter sebelum berada tepat disebelah kakakku,kaakku menengok dan berbicara"ada apa ino?tidak biasanya kamu pulang cepat begini.."
aku pun sambil menelan ludah berkata"umm,engga ka...aku cuma pengen nanya" tatap ku malu
lalalu kaka ku maju sedikit demi sedikit ke arahku,sambari memegang pundakku ia berkata"kamu,pernah melihat kematian sesorang yg kamu sayang secara langsung tidak?"
aku sangat kaget mendengar perkataan kakaku yg aneh itu,aku pun menjawab"k-k-ema-ti-an?" tanyaku heran
kakakupun menjawab"ahh,tidak kaka cuma mau nanya aja" sambil melepas pegangan dari pundah ku.
kakaku pun mengajakku pulang"ayo,ino! sampai kapan kamu mau diam disitu terus?"
aku pun menghampiri kaakku yg mengajakku dengan senyum yg ramah itu sambil menjawab"e-ehh baik kak!"
sesampainya aku dirumah,aku masih ingat kejadian yg tadi diceritakan hinata dan perkataan kakaku yg sangat aneh itu...
beebrapa jam aku diam saja dikamar sambil berpikir"apakah kemungkinan besar,semua masalah kuil nakano ini ada orang dalam yg dendam?"
pertanyaan itu timbul seolah2 itu kenyataan yg akan terjadi,beebrapa saat setelah aku berpikir tentang itu minto memanggilku"ino-chan!! main yuk!!" sapanya dengan ramah
aku pun menengok ke bawah dari atas jendela kamarku"ok!! tunggu yah!!' aku bergegas turun ke bawah.
saat aku melihat diruang tamu seperti terjadi permusuhan antara orangtuaku dan kakakku.
aku sempat diam dan memeperhatikkan gerak gerik ayahku maupun ibuku dan kakakku
sebelum aku berpamitan ibu bertanya padaku"ehh,ino mau main yah??"
kataku dengan tegas'tentu bu!! boleh kan??"
kata kakaku"malah kamu seharusnya main dri tadi"
aku pun mengelah ke arah kakaku"ehh??memang kenapa?
ayahku tiba2 ada tepat berdiri di sampingku"sudah sana,cepet pergi main"
aku pun berkata sambil heran"ehh??mm,baiklah!! dadah!!"
aku berlari dari rumah dengan minto dan teman2
tak di sangka aku main sampai ke hutan takoya,itu adalah hutan yg paling subur dan makmur.Aku bermain sambil memetik berbagai jenis bunga yg lebat dan tumbuh disana,tak kusangka aku berjalan ke arah sungai yg bening dan indah dan tepat di titik tengah sungai itu terdapat tempat seperti suatu tempat tidur gantung yg dibuat dari bunga2 itu.Aku pun sangat kagum melihat hal itu,tiba2 berry dri belakang mengagetkan ku"dorr!! ehh,kamu ngeliatin apa ino-chan?" tanya berry kepadaku
aku pun menjawab"ahh,tidak! coba deh kamu perhatikkan rangkaian bunga yg membentuk tempat tidur gantung itu!" sambil ku menunjuk tempoat itu
lalu tiba2 hinata menyambar dan berkata"itu namnya utakata hanabi" katanya lalu melanjutkan"disana tempat seorang putri bunga yg melarikan diri lalu membuat tempat tidur dari bunga2 itu"
kataku sambil kagum"waaaaaah,sugoiii!!!"
kata karin sambil memegang sekuntum bunga tulip"aku sangat ingin bisa berbaring diatas sana!"
aku pun berbilang dengan semangat"aku juga!! tapi bagaimana cara pergi ke tengahnya yah?"
kata minto"kamu harus bisa mempelajari ninjutsu yg tentang beridir diair ataupun berjalan di air"
lalu aku dengan spontan berkata"haaa,tenang aja! bentar lagi kan kita tamat akademik!~ tandanya kita bentar lagi akan belajar jurus itu!!"
kata mereka ber-3 sambil berteriak"tentu saja!!"
(lanjutannya di cerbung 6 yaaaa)
Cerbung 4
Sesampainya kami dikelas kami juga dikejutkan oleh banyak hal..
aku heran apa mungkin hari ini adalah hari yg indah?
saat aku bertemu hinata,hinata menceritakan bahwa kematian teman2nya karin itu masih di rahasiakan...dan yg merusak kuil nakano bukanlah kemauan teman2nya karin,karna mustahil anak yg masih polos seperti itu mau menghancurkan tempat sesuci itu,pasti kemungkinan besar ada pengaruh sesorang yg terkait dalam kasus ini..
sementara karin masih belajar adaptasi sebagai seorang siswi baru yg ingin memiliki banyak teman,aku menyuruh berry untuk itu karna berry jado dalam hal pergaulan..
hari ini hinata bercerita denganku,dia bilang'ino-chan,aku bertanya kepada penduduk sekitar kuil nakano bahwa sesungguhnya kuil nakano itu di rusak bukan karna anak2 kecil itu!" hinata menyambar ku dri belakang saat akus edang melihat pohon sakura di depan halaman sekolah
aku pun bersikap otomatis,yaitu ingin mengetahui apa yg sebenrnya terjadi...lalu aku berkata"ehh??serius kamu hin?kamu ga bercanda kan?" jawab ku aga kaget
hinata pun tersenyum sambil menarik tangnku untuk duduk di sebuah kursi kayu yg panjang itu,dia berkata" iay ino-chan,banyak warga sekitar menceritakkan kejadian sesungguhnya akan tetapi tidak byk org yg ingin mengetahuinya!" jawab hinata dengan bersemangat
aku pun berkata" ya amppuuun,biasa aja neng!! haha heboh banget kamu yaa!!mm.terus gimana ceritanya?" tanyaku heran
hinata mengeluarkan sebuah surat,lalu ia bilang 'semuanya ada di kertas ini,kertas yg kutemukan di wilayah sekitar kuil nakano...ino-chan baca aja!'
aku pun menerima kertas itu,lalu membukanya...isinya seperti ini:
aku heran apa mungkin hari ini adalah hari yg indah?
saat aku bertemu hinata,hinata menceritakan bahwa kematian teman2nya karin itu masih di rahasiakan...dan yg merusak kuil nakano bukanlah kemauan teman2nya karin,karna mustahil anak yg masih polos seperti itu mau menghancurkan tempat sesuci itu,pasti kemungkinan besar ada pengaruh sesorang yg terkait dalam kasus ini..
sementara karin masih belajar adaptasi sebagai seorang siswi baru yg ingin memiliki banyak teman,aku menyuruh berry untuk itu karna berry jado dalam hal pergaulan..
hari ini hinata bercerita denganku,dia bilang'ino-chan,aku bertanya kepada penduduk sekitar kuil nakano bahwa sesungguhnya kuil nakano itu di rusak bukan karna anak2 kecil itu!" hinata menyambar ku dri belakang saat akus edang melihat pohon sakura di depan halaman sekolah
aku pun bersikap otomatis,yaitu ingin mengetahui apa yg sebenrnya terjadi...lalu aku berkata"ehh??serius kamu hin?kamu ga bercanda kan?" jawab ku aga kaget
hinata pun tersenyum sambil menarik tangnku untuk duduk di sebuah kursi kayu yg panjang itu,dia berkata" iay ino-chan,banyak warga sekitar menceritakkan kejadian sesungguhnya akan tetapi tidak byk org yg ingin mengetahuinya!" jawab hinata dengan bersemangat
aku pun berkata" ya amppuuun,biasa aja neng!! haha heboh banget kamu yaa!!mm.terus gimana ceritanya?" tanyaku heran
hinata mengeluarkan sebuah surat,lalu ia bilang 'semuanya ada di kertas ini,kertas yg kutemukan di wilayah sekitar kuil nakano...ino-chan baca aja!'
aku pun menerima kertas itu,lalu membukanya...isinya seperti ini:
hari ini aku sangat kecewa dengan semua perlakuan warga terhadapku,aku di kecewakan dikucilkan mereka seolah2 hanya menyuruh ku untuk menjadi shinagami dan shinobi..mereka tidak bisa menghargai perasaanku yg selalu saja di suruh2 akan semuany,mereka menyuruhku membanggakan klan dan juga aku harus dapat mengalahakan semua ninja yg ada di seluruh dunia...mereka hanya memanfaatkanku seolah2 aku bagaikan sampah yg tak bergunu,aku kecewa..sangat kecewa...suatu saat aku akan membalas perbuatan kalian semua wahai para klan uciha,tapi musthail aku akan membunuh adik yg aku sayang...aku ingin tetap bersama adikku tapi,mengapa kalian selalu berupuaya memisahkanku dengannya?kenapa?
mungkin melalui surat ini,kalian bisa tau bagaimana rasanya menjadi seorang shinobi sekaligus shinigami,itu bukan cita2ku cita2ku ada ingin menjadi kepala desa...bukan seorang shinobi dan shinigami,kumohon kalian mengerti ..
mungkin melalui surat ini,kalian bisa tau bagaimana rasanya menjadi seorang shinobi sekaligus shinigami,itu bukan cita2ku cita2ku ada ingin menjadi kepala desa...bukan seorang shinobi dan shinigami,kumohon kalian mengerti ..
Setelah aku selesai membaca surat itu,aku mulai aga mengerti permasalahan yg sedang terjadi dikuil nakano,ternyata dalam peristiwa itu ada orang dalam dan itu berarti ada orang dalam klan yg sedang sakit hati dengan sikap para warga klan ku...dan timbullah pertanyaan dibenakku yaitu SIAPA ORANG YG MENULIS SURAT INI?
aku bertanya2,namun aku terdiam sejenak lalu aku memberikan kembali surat itu kepada hinata sambil aku blg"hin,surat ini...aku mulai mengerti"
hinata dengan kagum melihatku"ino-chan! sugoii wa! kamu bisa langsung ngerti!! aku aja baca 3 kali dari tadi ga ngerti2!!"jawab hinata kagum
aku dengan heran memandang lagi tulisan itu,lalu aku melihat muka karin yg sedang tertawa dari luar kaca dengan jarak agak jauh...lalu aku berkata"ini kemungkinan besar,ada orang dalam klan ku yg sudah merencanakan peristiwanya sejak lama" kataku sambari melihat bait demi bait tulisan itu.
hinata berkata"ino-chan...ini bukan masalah kita untuk anak kecil" jawab hinata yg ingin menetralkan pembicaraan.
aku pun berkata"jika kemungkinan besar isi suratnya seperti ini...aku yakin akan terjadi sesuatu diklan kita..." jawabku lemas
tiba2 karin langsung pergi ke arah ku dan hinta,sambil berbilang"teman2 kalian berdua lagi membicarakkan apa sii??kok ga ngajak2??" katanya sambil melambaikan tangan dari kejauhan.
aku lengsung melihat dan memasang senyum ke arah karin,sambil berbilang "ahhh,engga aku cuma lgi ngobrol biasa aja ko!"
lalu hinata seperti ingin berbicara dengan karin...tetapi sebelum dia berbicara aku langsung bilang"hinata,jangan beri tahu karin dulu,masalah ini belum tentu benar ada kaitannya dengan warga dalam" kata ku dengan tegas
hinata pun menuruti kata2ku,karna dapat sangat beresiko apabila kita salah tindakan...akan terjadi kesalah pahaman antara persahabat nanti,aku hanya takut resiko itu
hinata pun menenangkan"ya,tenang saja...nanti juga akan kita beri tahu kan?"
jawabku"ya tentu saja"
(lanjutannya di cerbung 5 yoo)
aku bertanya2,namun aku terdiam sejenak lalu aku memberikan kembali surat itu kepada hinata sambil aku blg"hin,surat ini...aku mulai mengerti"
hinata dengan kagum melihatku"ino-chan! sugoii wa! kamu bisa langsung ngerti!! aku aja baca 3 kali dari tadi ga ngerti2!!"jawab hinata kagum
aku dengan heran memandang lagi tulisan itu,lalu aku melihat muka karin yg sedang tertawa dari luar kaca dengan jarak agak jauh...lalu aku berkata"ini kemungkinan besar,ada orang dalam klan ku yg sudah merencanakan peristiwanya sejak lama" kataku sambari melihat bait demi bait tulisan itu.
hinata berkata"ino-chan...ini bukan masalah kita untuk anak kecil" jawab hinata yg ingin menetralkan pembicaraan.
aku pun berkata"jika kemungkinan besar isi suratnya seperti ini...aku yakin akan terjadi sesuatu diklan kita..." jawabku lemas
tiba2 karin langsung pergi ke arah ku dan hinta,sambil berbilang"teman2 kalian berdua lagi membicarakkan apa sii??kok ga ngajak2??" katanya sambil melambaikan tangan dari kejauhan.
aku lengsung melihat dan memasang senyum ke arah karin,sambil berbilang "ahhh,engga aku cuma lgi ngobrol biasa aja ko!"
lalu hinata seperti ingin berbicara dengan karin...tetapi sebelum dia berbicara aku langsung bilang"hinata,jangan beri tahu karin dulu,masalah ini belum tentu benar ada kaitannya dengan warga dalam" kata ku dengan tegas
hinata pun menuruti kata2ku,karna dapat sangat beresiko apabila kita salah tindakan...akan terjadi kesalah pahaman antara persahabat nanti,aku hanya takut resiko itu
hinata pun menenangkan"ya,tenang saja...nanti juga akan kita beri tahu kan?"
jawabku"ya tentu saja"
(lanjutannya di cerbung 5 yoo)
Cerbung 3
Setelah teman2ku memperkenalkan diri,dari sini semua kehidupan ku sebagai shinobi kirin dimulai...
aku bersama hinata,berry,minto dan karin memiliki impian yg sama yaitu kami ingin menjadi shinobi dan shinigami...
Keesokkan harinya aku baru bangun dari tidurku,aku berlari ke kamar mandi untuk bersiap2 karna hari ini sekolah.Setelah aku bersiap2 aku tiba2 mendengar panggilan seorang gadis yg kukenal suaranya dengan suaranya dia memanggilku "ohayou ino-chan!! mari kita berangkat bersama!"
aku seolah2 bermimpi bahwa ini pertama kalinya sesorang menyamperku untuk mengajak pergi bersama...dengan spontan aku bernajak pergi dari kamar dan turun kebawah.Saat aku turun aku melihat kakaku yg sedang beres2 seperti akan pergi ke suatu tempat,terbayang olehku beebrapa detik bahwa KAKAKU AKU MENJADI SHINIGAMI
aku pun diam dan tak menyapa kakaku yg sedang sibuk,aku mengambil bekal yg sudah di siapkan ibu sambil meminum grren tea yg masih hangat
sebelum aku berangkat aku sempat menatp tas kakaku yg sepertinya sudah terisi penuh dengan brang2 yg akan dibawanya ke soul society.Sejenak terpikir oleh ku,berarti kakakku akan sama seperti ka kirei...dia tak akan pernah pulang lagi ke kirin dengan tatapan sedih aku menegur kaka ku
"kak,kalau kaka sudah menjadi shinigami...apakah kaka akan masih sayang padaku?"tanya ku dengan suara rendah
kaka ku pun menyjawab sambari memegang sebuah pensil"memang,kenapa?ko kamu tumben nanyain gituan ke kaka?
aku pun dengan otomatis menjawab"ibu bilang ka yuki akan pergi ke soul society untuk menjadi shinigami...dan kalau kaka menjadi shinigami kemungkinan besar kaka akan sama seperti kak..." belum selesai aku mengucap kaka ku langsung menutup mulut ku dengan lembut,dan dia berkata"kire?ada apa dengan kirei?kenapa kamu masih ingat dengan dia?"tanya kakaku dengan pandang heran
aku pun menjawab"kemarin tak sengaja boneka hadiah kenang2 oleh kak kirei jatuh dari lemari kamarku kak..dan aku tiba2 ingat bahwa ka kirei menjadi shinigami dan tak pernah kunjung datang ke desa lagi...aku ga mau kaak lupa sama keluarga kak..."jawabku dengan tegas
kakaku pun tersenyum lembut sambil berkata"kaka...memang akan menjalani ujian sebagai shinigami,ini pun demi nama baik keluarga kita"
tiba2 terdengar suara karin dan berry yg memanggil namaku"ino-chan!! ohayouu!!"
aku pun bergegas keluar rumah,dan pagi itu pertama kalinya aku tidak pamit kepada keluargaku.
Saat diperjalanan menuju sekolah,aku bersama karin dan berry membicarakan tentang peristiwa kuil nakano...berry yg memulai permbicaraan ini...berryy berkata"umm,rin-chan apakah betul ya?sahabat kamu yg merusak pusaka2 kuil nakano?"
lalu aku menjawab"ber,kamu ko tiba2 nanya yg aneh gitu/"
kata berry dengan santai sambari memegang rambutnya"soalnya aku kepikiran...."
lalu karin dengan senyum ramah nya menjawab"ya...betul sahabat lamaku memang ygmerusaknya...namun mereka tlah tiada bukan??"tanya karin dengan sopan
jawabku spontan"ohh,tentu saja!! klo yg sdh tiada jangan bicarakan lagi!! nanti jadi ngelindur ke topik yg serem looh!! hiiii" aku tertawa kecil
berry pun berkata"iya beneer banget! udah deh ganti topik!!
tak tau sebab apa tiba2 aku mendengar sesorang memanggil namaku,ketika aku menengok kebelakang ternyata adalah kaka sepupuku bernama nami-san...
aku yg kaget sambari melihat ke belakang"ehh,iya??"tanyaku heran
lalu tiba2 nami-san mengambil beberapa langkah dan berkata sambari memberikan surat kepadaku"tolong berikan ini kepada temanmu yg bernama karin"
karin pun langsung menengok dan berkata"umm,aku ka-karin" jawabnya agak gugup
lalu nami-san berkata"rin,ada kabar buruk tentang keluargamu.."
aku,berry,dan karin otomatis kaget dan terdiam sesaat..
lalu karin langsung berbicara"HE?KABAR BURUK APA KAK?" tanyanya dengan panik
nami-san mengambil napas dan membacakan isi surat "ini surat dari chiyako...dia bilang" nami-san berhenti sejenak lalu melanjutkan lagi"dia pergi dari rumah...dan meninggalkan mu dia meminta agar kamu di rawat oleh saudaraterdekatmu..."
karin langsung terdiam dan berkata"sesuai dugaanku...musim gugur ini memang musim yg paling sial" jawabnya sambil menundukkan kepala seperti org yg menyembunyikan tangisannya...
lalu aku bertanya"nami-san...jadi kenapa kakanya karin menulis surat seperti itu?" tanyaku dengan tegas dan penuh rasa ingin tahu
nami-san mengambil sepotong baju yg sudah robek"ini adalah baju kakanya karin saat masih menetap di kirin"
berry dengan sikap positifnya berkata"semua ini bukanlah akhir dari segalanya....rin-chan! kamu harus tetap bangkit!! aku ga masalah kamu tinggal di rumahku!!! aku pasti terima dengan baik!" jawab berry dengan semangat
aku pun sebagai saudara terdekat karin berkata dengan gayaku yg terkenal yaitu kenarsisanku"rin! kamu tuh musti semangat terus! betul kaya berry!! ini bukan akhir dari segalanya..kita sebagai sahabat akan membantumu!!!! kamu harus bahagia!!! kamu masih memiliki kesempatan untuk hidup!! jangan sia2kan!! jangan kecewakan orangtua mu meski tlah tiada!!! kamu masih punya kesempatan bangkitlah!!"jawabku dengan penuh semangat
karin pun heran dengan ku dan berry ...lalu ia mengambil napas dan berkata"kalian,telah membuatku semangat kembali...tanpa kalian aku mustahil akan merasakan sebahagia ini!!"katanya sambil mengusap air mata nya
nami-san pun tersneyum bahagia"jadi sudah di putuskan biar nanti aku aja yg berbicara dengan org tua ya ino....karin mulai sekarang akan tinggal bersamamu!" jawab nami-san penuh semangat
aku pun mengambil langkah positif"ayo teman2!! kita berangkat!! hiyaaaaaaaaaat!!" teriakku sambil menarik tangan berry dan karin
karin pun tersenyum bahagia..
di saat kami akan memasuki area pintu gerbang sekolah kami bertemu dengan momo-chan.
momo-chan menyapa kami dengan ramah"selamat pagii...gadis2 cantik" sapanya dengan ramah dan senyum yg lembut
jawab aku dan berry"selamat pagi juga!!!"
kata momo-chan "siapa ini??gadis cantik yg 1 lagi?"
berry berkata"ini karin!! "
karin pun mengenalkan diri"aku karin uciha dorii,salam kenal yah..momo-san"
momo-chan tersenyum dan menjawab"tentu sajaa aku momomiya ichigo! salam kenal kuharap kita dapat menjadi teman baik ya!"
lalu kami menjawab"tentu saja!!!"
aku tertawa bersama berry melihat muka karin yg bahagia,lalu aku berkata dalam hati"meski di dalam benak hatinya dia sangat menderita..tetapi mungkin dengan persahabatan perasaan itu akan terobati yaaa.."
berry pun menetralkan pembicaraan"momo-chan! kami masuk kelas dulu yah!!" sambari menarik tangan ku dan karin.
(lanjutannya di cerbung 4 yoo)
aku bersama hinata,berry,minto dan karin memiliki impian yg sama yaitu kami ingin menjadi shinobi dan shinigami...
Keesokkan harinya aku baru bangun dari tidurku,aku berlari ke kamar mandi untuk bersiap2 karna hari ini sekolah.Setelah aku bersiap2 aku tiba2 mendengar panggilan seorang gadis yg kukenal suaranya dengan suaranya dia memanggilku "ohayou ino-chan!! mari kita berangkat bersama!"
aku seolah2 bermimpi bahwa ini pertama kalinya sesorang menyamperku untuk mengajak pergi bersama...dengan spontan aku bernajak pergi dari kamar dan turun kebawah.Saat aku turun aku melihat kakaku yg sedang beres2 seperti akan pergi ke suatu tempat,terbayang olehku beebrapa detik bahwa KAKAKU AKU MENJADI SHINIGAMI
aku pun diam dan tak menyapa kakaku yg sedang sibuk,aku mengambil bekal yg sudah di siapkan ibu sambil meminum grren tea yg masih hangat
sebelum aku berangkat aku sempat menatp tas kakaku yg sepertinya sudah terisi penuh dengan brang2 yg akan dibawanya ke soul society.Sejenak terpikir oleh ku,berarti kakakku akan sama seperti ka kirei...dia tak akan pernah pulang lagi ke kirin dengan tatapan sedih aku menegur kaka ku
"kak,kalau kaka sudah menjadi shinigami...apakah kaka akan masih sayang padaku?"tanya ku dengan suara rendah
kaka ku pun menyjawab sambari memegang sebuah pensil"memang,kenapa?ko kamu tumben nanyain gituan ke kaka?
aku pun dengan otomatis menjawab"ibu bilang ka yuki akan pergi ke soul society untuk menjadi shinigami...dan kalau kaka menjadi shinigami kemungkinan besar kaka akan sama seperti kak..." belum selesai aku mengucap kaka ku langsung menutup mulut ku dengan lembut,dan dia berkata"kire?ada apa dengan kirei?kenapa kamu masih ingat dengan dia?"tanya kakaku dengan pandang heran
aku pun menjawab"kemarin tak sengaja boneka hadiah kenang2 oleh kak kirei jatuh dari lemari kamarku kak..dan aku tiba2 ingat bahwa ka kirei menjadi shinigami dan tak pernah kunjung datang ke desa lagi...aku ga mau kaak lupa sama keluarga kak..."jawabku dengan tegas
kakaku pun tersenyum lembut sambil berkata"kaka...memang akan menjalani ujian sebagai shinigami,ini pun demi nama baik keluarga kita"
tiba2 terdengar suara karin dan berry yg memanggil namaku"ino-chan!! ohayouu!!"
aku pun bergegas keluar rumah,dan pagi itu pertama kalinya aku tidak pamit kepada keluargaku.
Saat diperjalanan menuju sekolah,aku bersama karin dan berry membicarakan tentang peristiwa kuil nakano...berry yg memulai permbicaraan ini...berryy berkata"umm,rin-chan apakah betul ya?sahabat kamu yg merusak pusaka2 kuil nakano?"
lalu aku menjawab"ber,kamu ko tiba2 nanya yg aneh gitu/"
kata berry dengan santai sambari memegang rambutnya"soalnya aku kepikiran...."
lalu karin dengan senyum ramah nya menjawab"ya...betul sahabat lamaku memang ygmerusaknya...namun mereka tlah tiada bukan??"tanya karin dengan sopan
jawabku spontan"ohh,tentu saja!! klo yg sdh tiada jangan bicarakan lagi!! nanti jadi ngelindur ke topik yg serem looh!! hiiii" aku tertawa kecil
berry pun berkata"iya beneer banget! udah deh ganti topik!!
tak tau sebab apa tiba2 aku mendengar sesorang memanggil namaku,ketika aku menengok kebelakang ternyata adalah kaka sepupuku bernama nami-san...
aku yg kaget sambari melihat ke belakang"ehh,iya??"tanyaku heran
lalu tiba2 nami-san mengambil beberapa langkah dan berkata sambari memberikan surat kepadaku"tolong berikan ini kepada temanmu yg bernama karin"
karin pun langsung menengok dan berkata"umm,aku ka-karin" jawabnya agak gugup
lalu nami-san berkata"rin,ada kabar buruk tentang keluargamu.."
aku,berry,dan karin otomatis kaget dan terdiam sesaat..
lalu karin langsung berbicara"HE?KABAR BURUK APA KAK?" tanyanya dengan panik
nami-san mengambil napas dan membacakan isi surat "ini surat dari chiyako...dia bilang" nami-san berhenti sejenak lalu melanjutkan lagi"dia pergi dari rumah...dan meninggalkan mu dia meminta agar kamu di rawat oleh saudaraterdekatmu..."
karin langsung terdiam dan berkata"sesuai dugaanku...musim gugur ini memang musim yg paling sial" jawabnya sambil menundukkan kepala seperti org yg menyembunyikan tangisannya...
lalu aku bertanya"nami-san...jadi kenapa kakanya karin menulis surat seperti itu?" tanyaku dengan tegas dan penuh rasa ingin tahu
nami-san mengambil sepotong baju yg sudah robek"ini adalah baju kakanya karin saat masih menetap di kirin"
berry dengan sikap positifnya berkata"semua ini bukanlah akhir dari segalanya....rin-chan! kamu harus tetap bangkit!! aku ga masalah kamu tinggal di rumahku!!! aku pasti terima dengan baik!" jawab berry dengan semangat
aku pun sebagai saudara terdekat karin berkata dengan gayaku yg terkenal yaitu kenarsisanku"rin! kamu tuh musti semangat terus! betul kaya berry!! ini bukan akhir dari segalanya..kita sebagai sahabat akan membantumu!!!! kamu harus bahagia!!! kamu masih memiliki kesempatan untuk hidup!! jangan sia2kan!! jangan kecewakan orangtua mu meski tlah tiada!!! kamu masih punya kesempatan bangkitlah!!"jawabku dengan penuh semangat
karin pun heran dengan ku dan berry ...lalu ia mengambil napas dan berkata"kalian,telah membuatku semangat kembali...tanpa kalian aku mustahil akan merasakan sebahagia ini!!"katanya sambil mengusap air mata nya
nami-san pun tersneyum bahagia"jadi sudah di putuskan biar nanti aku aja yg berbicara dengan org tua ya ino....karin mulai sekarang akan tinggal bersamamu!" jawab nami-san penuh semangat
aku pun mengambil langkah positif"ayo teman2!! kita berangkat!! hiyaaaaaaaaaat!!" teriakku sambil menarik tangan berry dan karin
karin pun tersenyum bahagia..
di saat kami akan memasuki area pintu gerbang sekolah kami bertemu dengan momo-chan.
momo-chan menyapa kami dengan ramah"selamat pagii...gadis2 cantik" sapanya dengan ramah dan senyum yg lembut
jawab aku dan berry"selamat pagi juga!!!"
kata momo-chan "siapa ini??gadis cantik yg 1 lagi?"
berry berkata"ini karin!! "
karin pun mengenalkan diri"aku karin uciha dorii,salam kenal yah..momo-san"
momo-chan tersenyum dan menjawab"tentu sajaa aku momomiya ichigo! salam kenal kuharap kita dapat menjadi teman baik ya!"
lalu kami menjawab"tentu saja!!!"
aku tertawa bersama berry melihat muka karin yg bahagia,lalu aku berkata dalam hati"meski di dalam benak hatinya dia sangat menderita..tetapi mungkin dengan persahabatan perasaan itu akan terobati yaaa.."
berry pun menetralkan pembicaraan"momo-chan! kami masuk kelas dulu yah!!" sambari menarik tangan ku dan karin.
(lanjutannya di cerbung 4 yoo)
Cerbung 2
Setelah aku memnita ijin ke karin aku ingin mengganti baju ku aku pun naik ke atas yaitu ke kamarku...saat aku membuka pintu tak sengaja sesuatu dari atas lemari jatuh,dan pas aku lihat ternyata itu sebuah hadiah yg di berikan ka kirei..
aku sempat sedikit sedih,karna kak kirei sudah pergi dari kirin. Ia menjadi seorang shinigami dan shinobi persis yg seperti aku inginkan,tetapi kenapa waktu berjalan begitu cepat ya?aku sempat bingung kenapa ka kirei ga pernah mengunjungi kami lagi? padahal kan ini desa dia juga. Huuuh,sungguh pertanyaan yg membingungkan.
Aku pun berlekas mengganti baju ku dan membersihkan tempat tidurku.Aku pun berlari ke bawah sambil berpamitan kepada ibuku,dan saat aku ingin berpamitan kepada kakakku dia tak ada. Sungguh suram,saat itu ayahku sudah pergi pagi2 sekali untuk bekerja. Aku sempat diam sebentar dan memandang segelas green tea yg masih penuh,lalu aku bertanya pada ibu "bu,kaka kemana?kok ga ada?" tanyaku dengan nada suara sedih.
ibuku pun menjawab dengan senyum "dia sedang ujian,tadi dia juga telat bangun" aku pun tercengan dan kaget "hah?ujian apa?!"
kata ibu "kaka mu sedang ikut ujian menjadi shinobi,dan setelah itu dia akan pergi ke soul society utk menjadi shinigami" aku benar2 tercengang mendengar kata2 ibu,dengan langkah kecil sambil menundukkan kepala aku berkata "aku pergi main dulu ya bu"
di perjalanan aku dengan karin sedang menuju rumah yg karin ingin tunjukkan kepada,pada saat sekitar 2 meter sebulum sampai ka rumah itu karin berkata "ini tempat yg paling bersejarah bagiku,ino-chan"
aku pun dengan spontan menjawab"b-b-er?bersejarah?memang pernah ada apa ditempat ini"
kata karin sambil tersenyum lepas "tempat ini,tempat aku mengetahui persahabatan pertama kali...." aku pun diam dan termenung,dengan otomatis aku berkata"pertama kali?berarti siapa sahabat lama mu? karin melanjutkan dengan nada sedih "namanya fukiyama,dia pergi meninggalkan ku karna dia tidak mau melihatku menjadi seorang yg lebih hebat darinya" dengan nada suara simpati aku bertanya lagi "kamu...sudah pernah dikecewakan berapa sahabatmu karin?" kata karin dengan lembut"mungkin sudah 2"
aku pun di situ terdiam sambil melihat pintu rumah itu,lalu aku berkata"mari kita coba liat ke dalam sana!"
kata karin"cukup,aku sudah tidak mau lagi" katanya sambil mengusap air mata yg jatuh sedikit demi sedikit dari matanya "di dalam sana,semuanya berakir..persahabatan ku musnah disana" aku pun mengambil tindakan positif yaitu mengjaka karian mencoba untuk mencari tahu apa penyebab sahabatnya karin,dengan nada semangat aku menarik tangan karin yg sedang menangis itu"rin,kamu kan janji mau kasih tau aku!! kamu musti ikut!"
kata karin"oh,iya tentu saja maaf ino-chan"
kata ku lembut"ya tentu saja kumaafkan,ok taddaaa!" katakus ambil membuka pintu itu
belum sempat aku menarik napas,disana sudah ada abu bekas pembakaran mayat anak kecil.Aku pun tercengang seolah2 semua mayat yg ada di situ berkata padaku "kenapa kami di bunuh?"
aku pun langsung bertanya kepada karin"ini...tempat"
kata karin dengan nada sedih"ya ini tempat dimana teman2 di bakar,karna bersalah"
aku bingung,lalu aku bertanya lagi"kenapa mereka sampai di bakar?"
karin dengan sedih berkata"mereka telah merusak kuil nakano...disana tempat pusaka2 suci uciha ditempatkan" aku pun dengan spontan bertanya lagi"jadi,kasus perusakan kuil nakano itu oleh semua teman2mu?kenapa kamu ga ikut dengan mereka?bukannya kamu bilang sahabat?" tanyaku yg cukup banyak
karin menjawab"ya,karna aku tidak mau tempat suci seperti itu dikotori oleh ku...yg bukan manusia sempurna" aku pun mengendalikkan diri sambil berkata"kamu...benar2 terhormat karin...tak pernah anak anak semulia kamu" kataku kagum sambil memegang pundak karin.
kata karin sambil tercengang "ino-chan,kamu org pertama yg mengakui ku" katanya sambil menangis dan memlukku. Otomatis aku berkata"tentu saja,kita kan sahabat" kataku sambil tersenyum..
karinpun berkata" aku tidak akan pernah mau melihatmu pergi ino-chan"
aku dengan senang berkata"aku juga ga mau ngeliat kamu pergi...karin"
lalu aku pun mengajak karin beranjak dari tempat bersejarah baginya itu...sambil menarik tangan karin aku memperkenalkan kepada teman2 ku yaitu hinata,berry,minto
dengan nada semangat aku berteriak"teman2!!! kite punya teman baruu!!! namanya kariiin!!!! anak asik lohh!"
karin langsung tampak senang dan bahagia,saat itu hinata sedang memegang sebuah bunga lalu hinata berkata"bunga ini aku berikan kepada teman baruku...tolong terima lah" kata karin yg berwajah merah karena senang "b..b...baik lah,terima kasih banyak"
lalu dari hinata mereka mulai mengenalkan diri'aku hinata uciha dorii,salam kenal ku harap kita bisa berteman rin-chan"
katanya sambil tersenyum manis pada karin
lalu berry pun juga mengenalkan dirinya kepada karin' aku adalah shirayuki berry!! aku sangat senang bermain orang yg memiliki tipikal sifat seperi ino-chan,hinata-chan dan min-cha!! doozo yoroshiku!!!"
kata ku dengan spontan"ehh,berry kamu kok semangat banget yak??ga berubah yah neng! hahahaha" kami tertawa bersama
lalu selanjutnya minto mengenalkan diri kepada karin"aku minto kurenai uciha salam kenal karin-chan,"
karin pun langsung tersenyum bahagia dan sambil berkata"aku senang memiliki sahabat seperti kalian"
kami ber-4 pun tersenyum kepada karin yg sedang terharu"tentu saja kamu sangat senang memiliki sahabat sepertimu!''
(lanjutannya di cerbung 3 yoo)
aku sempat sedikit sedih,karna kak kirei sudah pergi dari kirin. Ia menjadi seorang shinigami dan shinobi persis yg seperti aku inginkan,tetapi kenapa waktu berjalan begitu cepat ya?aku sempat bingung kenapa ka kirei ga pernah mengunjungi kami lagi? padahal kan ini desa dia juga. Huuuh,sungguh pertanyaan yg membingungkan.
Aku pun berlekas mengganti baju ku dan membersihkan tempat tidurku.Aku pun berlari ke bawah sambil berpamitan kepada ibuku,dan saat aku ingin berpamitan kepada kakakku dia tak ada. Sungguh suram,saat itu ayahku sudah pergi pagi2 sekali untuk bekerja. Aku sempat diam sebentar dan memandang segelas green tea yg masih penuh,lalu aku bertanya pada ibu "bu,kaka kemana?kok ga ada?" tanyaku dengan nada suara sedih.
ibuku pun menjawab dengan senyum "dia sedang ujian,tadi dia juga telat bangun" aku pun tercengan dan kaget "hah?ujian apa?!"
kata ibu "kaka mu sedang ikut ujian menjadi shinobi,dan setelah itu dia akan pergi ke soul society utk menjadi shinigami" aku benar2 tercengang mendengar kata2 ibu,dengan langkah kecil sambil menundukkan kepala aku berkata "aku pergi main dulu ya bu"
di perjalanan aku dengan karin sedang menuju rumah yg karin ingin tunjukkan kepada,pada saat sekitar 2 meter sebulum sampai ka rumah itu karin berkata "ini tempat yg paling bersejarah bagiku,ino-chan"
aku pun dengan spontan menjawab"b-b-er?bersejarah?memang pernah ada apa ditempat ini"
kata karin sambil tersenyum lepas "tempat ini,tempat aku mengetahui persahabatan pertama kali...." aku pun diam dan termenung,dengan otomatis aku berkata"pertama kali?berarti siapa sahabat lama mu? karin melanjutkan dengan nada sedih "namanya fukiyama,dia pergi meninggalkan ku karna dia tidak mau melihatku menjadi seorang yg lebih hebat darinya" dengan nada suara simpati aku bertanya lagi "kamu...sudah pernah dikecewakan berapa sahabatmu karin?" kata karin dengan lembut"mungkin sudah 2"
aku pun di situ terdiam sambil melihat pintu rumah itu,lalu aku berkata"mari kita coba liat ke dalam sana!"
kata karin"cukup,aku sudah tidak mau lagi" katanya sambil mengusap air mata yg jatuh sedikit demi sedikit dari matanya "di dalam sana,semuanya berakir..persahabatan ku musnah disana" aku pun mengambil tindakan positif yaitu mengjaka karian mencoba untuk mencari tahu apa penyebab sahabatnya karin,dengan nada semangat aku menarik tangan karin yg sedang menangis itu"rin,kamu kan janji mau kasih tau aku!! kamu musti ikut!"
kata karin"oh,iya tentu saja maaf ino-chan"
kata ku lembut"ya tentu saja kumaafkan,ok taddaaa!" katakus ambil membuka pintu itu
belum sempat aku menarik napas,disana sudah ada abu bekas pembakaran mayat anak kecil.Aku pun tercengang seolah2 semua mayat yg ada di situ berkata padaku "kenapa kami di bunuh?"
aku pun langsung bertanya kepada karin"ini...tempat"
kata karin dengan nada sedih"ya ini tempat dimana teman2 di bakar,karna bersalah"
aku bingung,lalu aku bertanya lagi"kenapa mereka sampai di bakar?"
karin dengan sedih berkata"mereka telah merusak kuil nakano...disana tempat pusaka2 suci uciha ditempatkan" aku pun dengan spontan bertanya lagi"jadi,kasus perusakan kuil nakano itu oleh semua teman2mu?kenapa kamu ga ikut dengan mereka?bukannya kamu bilang sahabat?" tanyaku yg cukup banyak
karin menjawab"ya,karna aku tidak mau tempat suci seperti itu dikotori oleh ku...yg bukan manusia sempurna" aku pun mengendalikkan diri sambil berkata"kamu...benar2 terhormat karin...tak pernah anak anak semulia kamu" kataku kagum sambil memegang pundak karin.
kata karin sambil tercengang "ino-chan,kamu org pertama yg mengakui ku" katanya sambil menangis dan memlukku. Otomatis aku berkata"tentu saja,kita kan sahabat" kataku sambil tersenyum..
karinpun berkata" aku tidak akan pernah mau melihatmu pergi ino-chan"
aku dengan senang berkata"aku juga ga mau ngeliat kamu pergi...karin"
lalu aku pun mengajak karin beranjak dari tempat bersejarah baginya itu...sambil menarik tangan karin aku memperkenalkan kepada teman2 ku yaitu hinata,berry,minto
dengan nada semangat aku berteriak"teman2!!! kite punya teman baruu!!! namanya kariiin!!!! anak asik lohh!"
karin langsung tampak senang dan bahagia,saat itu hinata sedang memegang sebuah bunga lalu hinata berkata"bunga ini aku berikan kepada teman baruku...tolong terima lah" kata karin yg berwajah merah karena senang "b..b...baik lah,terima kasih banyak"
lalu dari hinata mereka mulai mengenalkan diri'aku hinata uciha dorii,salam kenal ku harap kita bisa berteman rin-chan"
katanya sambil tersenyum manis pada karin
lalu berry pun juga mengenalkan dirinya kepada karin' aku adalah shirayuki berry!! aku sangat senang bermain orang yg memiliki tipikal sifat seperi ino-chan,hinata-chan dan min-cha!! doozo yoroshiku!!!"
kata ku dengan spontan"ehh,berry kamu kok semangat banget yak??ga berubah yah neng! hahahaha" kami tertawa bersama
lalu selanjutnya minto mengenalkan diri kepada karin"aku minto kurenai uciha salam kenal karin-chan,"
karin pun langsung tersenyum bahagia dan sambil berkata"aku senang memiliki sahabat seperti kalian"
kami ber-4 pun tersenyum kepada karin yg sedang terharu"tentu saja kamu sangat senang memiliki sahabat sepertimu!''
(lanjutannya di cerbung 3 yoo)
Langganan:
Postingan (Atom)